Sunday, 18 October 2020

Pentingnya Komunikasi Saat Pacaran

Akhir bulan depan, gw akan mengadakan pertemuan keluarga dengan Gaby. Penantian selama 4,5tahun akan memasuki babak baru. Sebuah pembelajaran berharga dalam hidup tentang percintaan, gw belajar untuk membangun cinta yang awalnya perasaan gw biasa aja ke Gaby hanya sekedar suka, gw yakin begitu juga dengan dia, perasaannya biasa aja ke gw.

Secara perlahan kami saling mengenal, saling memperhatikan, mulai tumbuh rasa sayang, hingga terlihat kekurangan masing-masing namun kami berusaha untuk saling memahami. Gw sadar akan kekurangan gw dalam banyak hal dan gw bersyukur karena Gaby bisa memahaminya.

Kita selalu komunikasi setiap hari, kalau tidak bertemu langsung, lebih sering komunikasi lewat chat. Sebenarnya gw bukan orang yang suka berlama lama chattingan meskipun dengan orang yang gw sayangin. Gw lebih senang untuk bertemu langsung, bisa menatap, dan secara refleks ada aja obrolan yang masuk.

Saat bersama Gaby, gw belajar tentang pentingnya komunikasi terutama saat bangun tidur dan saat beranjak tidur. Sampai sekarang hubungan kami bisa bertahan sejauh ini tanpa pernah putus, gw yakin pengaruh besar berada di komunikasi. Masalah apapun yang kami alami, kami selesaikan dengan berkomunikasi.

Namun ada kalanya gw gak bisa berkomunikasi dengan Gaby secara baik, terutama disaat dia sedang mengalamin masalah yang bikin dia pusing dan disaat dia sedang halangan. Gw gak tau apakah benar saat perempuan sedang halangan emosinya akan membludak atau itu hanya alasan yang dibuat buat supaya mereka bisa marah-marah.


Saturday, 19 May 2018

Tahun 2018 Bulan Ramadhan


Hai 2018 kita bertemu di bulan suci yang penuh berkah, puasa tahun ini jatuh pada tanggal 17 mei. kita berharap untuk selalu diberi kesehatan supaya bisa ikut berlomba berbuat kebaikan. Lebih dari hari biasanya, di bulan ramadhan kebaikan apapun yang kita lakukan akan dibalas berkali lipat. Ga percaya ? Buktikan aja sendiri.

Jadilah yang Terakhir, Gaby

Tepat diakhir bulan febuari 2018, gw dan gaby udah jalan pacaran 2th. Pacaran terlama yg pernah gw jalanin dan gw harap jadi yg terakhir kalinya. Gw pengen segera melamar Gaby tapi sebelum itu gw harus ngumpulin modal dulu buat nikah. Yg paling penting gw harus punya pendapatan stabil terlebih dahulu. Namanya bermimpi dan punya target ga ada salahnya kan, kalau gw udah buat target toh tujuan hidup gw jadi lebih jelas.


ultah gaby di darlene steak
ultah gaby
ultah gaby, pacaran 2th
ultah gaby, pacaran 2th

Wisata Liwa, Kabut dan Pantai

Di bulan april 2018 gw berkesempatan quick tour bersama rombongan mahasiswa Fakultas komunikasi Unila, mereka menyambut gw dan teman teman yg daftar kategori umum dengan cukup ramah. 

Apa yg pernah kita impikan, suatu saat akan jadi kenyataan itulah yg gw percayain. Dari dulu gw penasaran dengan Kabupaten lampung barat yg katanya eksotik, laut di pesisir barat dengan ombak yg cukup tinggi sering dijadikan destinasi bagi turis yg hobi selancar alias surfing.

Sesampainya di ibukota lampung barat yaitu Liwa, gw dan teman teman mengikuti rombongan untuk naik ke bukit bakung. Perjalanan ke puncak sangat melelahkan terutama karena gw jarang olahraga, kata pepatah bersakit dahulu bersenang kemudian. 

Gak sia sia gw mendaki dengan lelah karena setelah nyampe gw bisa melihat pemandangan gunung pesagi yg ditutupin kabut dari atas bukit bakung, sungguh memesona dan memanjakan mata. Di puncak bukit bakung ini jadi spot foto terbaik.

wisata gunung bakung, kabut
wisata gunung bakung, kabut
pemandangan tebing dan sawah tampak belakang faksi skala brak
mirip kuil di Thailand, faksi skala brak tampak depan
mirip kuil di Thailand, faksi skala brak tampak depan

wisata liwa kebun raya, kabut
wisata liwa kebun raya, kabut
pantai krui
pantai krui

Nenek Dirawat di Rumah Sakit

Gw punya kebiasaan, setiap hari jumat gw berkunjung ke rumah nenek. Hari itu nenek keliatan sehat, nenek masih masak makanan yg enak seperti biasanya. Saat itu sudah mau akhir bulan dan nenek minta tolong ke gw untuk nganterin nenek ngambil gaji hari senin.

Tiba hari senin gw mendatangi rumah nenek dan melihat nenek yg belum siap berangkat serta terbaring di kasur. Nenek menunjuk kearah kaki kanannya yg bengkak, karena melihat bengkak di kaki nenek yg besar waktu itu maka gw langsung nelpon Bikwo. Gw dan bikwo janjian untuk nganter nenek cek ke dokter sore harinya.

Hujan lebat sore itu, cukup lebat untuk buat gw pake pembersih kaca mobil dengan speed paling kenceng. Setelah konsultasi dengan dokter akhirnya nenek disarankan untuk segera dirawat karena butuh perawatan khusus. 

Akhirnya nenek dirawat di RS Urip selama 10 hari dan selama dua bulan hingga sekarang nenek masih berobat jalan dirumahnya. Gw, cucu nenek yg lain, dan juga papah, pakwo, bikwo, bikcik secara bergantian jagain nenek. Senangnya dengan kejadian ini, keluarga yg tadinya jarang ngumpul jadi sering ketemu dirumah nenek.
terakhir kondangan dengan nenek di gedung balai pramuka
terakhir kondangan dengan nenek di gedung balai pramuka
kaki nenek bengkak habis dientup tawon
kaki nenek bengkak habis dientup tawon
nenek di rs urip
nenek di rs urip

Thursday, 31 March 2016

Pemancar, Puncak yang Tersembunyi di Bandar Lampung

Gw pernah mendengar pemancar lewat kabar angin dan suatu saat gw berencana untuk datang kesini. Khayalan gw menjadi kenyataan dan gw pergi bersama Gaby.

Seperti namanya, pemancar adalah tower sinyal yang diletakkan ditempat tinggi supaya bisa menangkap dan menerima sinyal dengan jangkauan yang lebih jauh. karena lokasi pemancar yang tinggi maka pemancar juga bisa dijadikan tempat wisata tersembunyi untuk melihat pemandangan Kota Bandar Lampung dari atas.
Vidy & Gaby, Pemancar


Pemancar yang gw maksud berada di By Pass (Jl. Soekarno Hatta, Bandar Lampung), untuk menuju ketempat ini susah-susah gampang. Susah karena memang pemancar tidak dibuka untuk umum, Gw pergi bersama Gaby karena dia udah pernah kesini sebelumnya 5th yang lalu katanya, meski begitu Gaby sangat membantu karena dia masih hapal tempat pintu masuk pemancar.

Bukan pintu masuk khusus yang kami lewati tapi gang kecil yang hanya bisa dilalui oleh 1 motor, setelah melewati gang sempit ini kami bertemu dengan penjaga gerbang pemancar. Dia hanya minta uang 10rb supaya kami bisa masuk, ini bukan uang khusus seperti tiket masuk ke tempat wisata melainkan pungutan liar yang memang disetujui oleh warga sekitar.

Setelah melewati pintu penjaga, perjalanan menuju pemancar terus menanjak dan menjadi lebih mudah karena jalanannya sudah diaspal. Tapi sekali lagi perlu diketahui bahwa jalan ini hanya bisa dilalui oleh motor, sangat disarankan untuk membawa motor jika ingin menuju pemancar dengan mudah. Kecuali jika ingin bersusah payah dengan berjalan kaki sambil berolahraga.

Kami terus melaju hingga menemukan pemancar kembar, dibagian paling atas adalah kantor tempat penjaga pemancar. Dari atas gw bisa melihat pemandangan Kota Bandar Lampung dengan sangat jelas, tampak sangat indah, semua terlihat dari atas pemancar, ada perumahan, gunung, laut, dan jalanan yang dilalui oleh berbagai kendaraan.

Jika ingin ke pemancar juga disarankan untuk membawa bekal makanan dan minuman dari luar supaya setelah sampai atas kita dapat menikmati bekal yang dibawa soalnya diatas nggak ada apa-apa selain pemandangan yang indah. Jika ingin berlama-lama maka disarankan bawa payung karena di tempat ini terik mataharinya terasa panas dan tidak ada tempat untuk berteduh.

Saturday, 10 October 2015

Ayam Betina

Gw suka sama ayam betina yg belum bertelur, hampir setiap setiap saat. Gw memperhatikan ayam betina itu, gw gak tahu apakah ayam betina itu sadar kalau dia sedang gw perhatikan. Sangking perhatiannya, gw lupa bahwa ada hal lain yg harus dikerjakan. Gw punya mimpi yg harus dicapai, gw punya keluarga yg harus diperhatikan. Gw gak bisa terus-menerus memperhatikan ayam betina dan menunggu dia sampai mengakui gw sebagai pemiliknya, gw lebih baik berusaha memperbaiki kualitas diri supaya ada ayam betina lain yg datang dan siap bertelur. Gw mungkin gak akan mendapatkan ayam betina yg sama dengan sebelumnya, tapi gw berharap mendapat yg lebih baik.


Sunday, 20 September 2015

Parkour Dengan Andri di GSG Unila (Gak Jadi)

Gw dan Andri berencana mencoba sebuah olahrga yang bernama Parkour karena lagi ngetren saat ini, Parkour adalah olahraga berupa seni melarikan diri. Parkour mengandalkan keseimbangan, kecepatan, dan keberanian.

Vidy Parkour
Vidy - Batu Granit
Pada dasarnya orang yang ingin terjun kedalam olahraga Parkour harus memiliki keberanian terlebih dahulu, Parkour tidak menggunakan pengaman jadi kalau jatuh ya jatuah benaran. Kalau luka ya terasa sakitnya.

Gerakan awal yang perlu dikuasai dalam Parkour untuk pertama kali adalah melakukan loncatan dengan jarak tertentu, biasanya setelah meloncat pemain parkour perlu melakukan front rolling supaya pemain parkour kembali siap sedia untuk melakukan tantangan berikutnya.

Gw dan Andri sampai di GSG Unila, kita melihat sekeliling GSG untuk mencari bentuk-bentuk bangunan yang bisa dijadikan rintangan kita untuk latihan parkour. Seperti biasa sebelum melakukan olahraga gw dan Andri melakukan pemanasan terlebih dahulu, kita bersembunyi supaya gak kelihatan sama orang-orang sekitar soalnya ini baru pertama kalinya kita mencoba parkour.

Selesai melakukan pemanasan, Andri coba melompat kesebuah pohon diikuti dengan gw. Ketika giliran gw, sepatu gw jebol. Gw memang sengaja menggunakan sepatu yang udah sangat lama tidak digunakan supaya kalau rusak ya gak papa karena sepatunya memang jarang digunakan.

Kita diam sejenak, sesaat setelah kita diam datang rombongan Mahasiswa Unila yang sepertinya dari sebuah organisasi duduk membuat lingkaran didekat kita. Gw dan Andri akhirnya membatalkan rencana kita untuk mencoba parkour pertama kalinya.

Alasan pertama karena sepatu gw jebol yang otomatis membuat gw gak bisa mencoba parkour. Alasan kedua karena udah datang rombongan Mahasiswa Unila, kalau kita paksa latihan disitu nanti dikira mahasiswa unila kita sok jago padahal ini baru pertama kalinya kita akan mencoba parkour dan gagal.

Andri - Kota Baru Lampung
Andri - Kota Baru Lampung
Parkour
Parkour
GSG Unila
GSG Unila

Friday, 18 September 2015

Memecahkan Quiz Catur di Lampung Fair 2015

Catur adalah permainan asah otak yang menyenangkan, gw baru saja mendatangi Lampung Fair 2015. Ada Quiz Catur yang membuat gw tertantang untuk menyelesaikannya, peraturannya Catur Putih harus memenangkan permainan dalam 3 langkah. Biaya dalam sekali permainan adalah 10rb Rupiah, jika Catur Putih berhasil memenangkan permainan maka pemenang akan mendapatkan hadiah Rokok 3 Bungkus dan 1 Buah Korek.

Gw mikir dan menerka-nerka bagaimana caranya mematikan Raja Hitam dalam 3 langkah, Catur Hitam hanya memiliki 2 bidak. Raja Hitam dan Peluncur Putih. Raja Hitam sudah dalam posisi sangat terancam, bila pemain Catur Putih salah satu langkah maka Raja Hitam tidak bisa bergerak atau Remis. Jangan sampai itu terjadi, gw mencoba permainan setelah merasa mendapatkan jawabannya. Gw bayar 10rb dengan memajukan Kuda Putih terlebih dahulu agar kondisi Raja Hitam makin terancam.

Pemain Catur Hitam memajukan Peluncur Putihnya kedepan benteng, ketika Pemain Catur Hitam memajukan Peluncur Putihnya kedepan benteng gw baru menyadari bahwa Raja Hitam masih bisa jalan bersembunyi dibelakang Peluncur Putihnya. Sebuah kesalahan, dalam sebuah permainan catur jika terjadi kesalahan meskipun hanya 1 langkah. Bisa menjadi boomerang buat yang melakukan kesalahan, untuk langkah kedua dan ketiga akan percuma jika diteruskan.

Gw mengancam Raja Hitam dengan memajukan Benteng kedepan, seperti dugaan Raja Hitam bersembunyi dibelakang Peluncur Putihnya yang membuat Raja Hitam memiliki langkah selanjutnya untuk tetap bisa kabur. Langkah ketiga akan sia-sia bila dijalankan, gw gagal dan kembali memikirkan caranya. Gw foto quiz catur yang gw ikuti agar bisa gw selesaikan dirumah.

Posisi Asli Quiz Catur di Lampung Fair 2015


Posisi Replika di Rumah Gw :D


LANGKAH 1 PUTIH
(Menteri Putih Mundur Kebelakang)


LANGKAH 1 HITAM
(Peluncur Hitam Maju Kedepan Benteng Putih)


LANGKAH 2 PUTIH
(Menteri Putih Maju Kedepan Kanan Mengancam
Raja, SKAK)

Ada 2 Kemungkinan Bagi Pemain Catur Hitam
untuk Menjalankan Bidaknya Dalam Posisi 
Terkena SKAK.

#KEMUNGKINAN 1
Raja Hitam Bersembunyi
Dibelakang Peluncur Hitam
#KEMUNGKINAN 2
Peluncur Hitam Memakan 
Menteri Putih yang Melakukan SKAK


#KEMUNGKINAN 1
LANGKAH 2 HITAM
Raja Hitam Bersembunyi
Dibelakang Peluncur Hitam


#KEMUNGKINAN 1
LANGKAH 3 PUTIH
(Benteng Putih Memakan Peluncur Hitam 
Didepannya, SKAK MAT)

Dapat Rokok 3 Bungkus :p


#KEMUNGKINAN 2
LANGKAH 2 HITAM
(Peluncur Hitam Memakan 
Menteri Putih yang Melakukan SKAK)


#KEMUNGKINAN 2
LANGKAH 3 PUTIH
(Benteng Putih Pindah Kedepan
Raja Hitam, SKAK MAT)

Dapat Rokok 3 Bungkus :p



Penyelesaian Quiz Catur yang gw lakukan adalah analisa gw sendiri, kemungkinan bahwa penyelesaian quiz catur yang gw lakukan benar ada pada pembuat quiz catur itu sendiri tapi ini adalah langkah terbaik yang gw ketahui dan sangat mematikan.

Tuesday, 1 September 2015

Melamar Pekerjaan

Melamar pekerjaan adalah hal yang sulit-sulit gampang untuk dilakukan, buat orang seperti gw melamar pekerjaan adalah hal yang amat sulit. Gw sama sekali gak kepikiran kenapa gw mesti berada pada situasi untuk melamar pekerjaan, melamar pekerjaan adalah hal yang paling gak gw inginkan. Perlahan tapi pasti gw mulai melancarkan misi gw dalam melamar pekerjaan.. Dulu pernah kepikiran mau kerja di perusahaan, tapi bukan perusahaan lokal melainkan perusahaan asing.

Kalau bisa kerja di luar negeri lebih baik, karena pendapatannya lebih dihargai. Gajinya masih bisa disisihin untuk modal usaha, jadi gak seterusnya menjadi pekerja di perusahaan.

Tanya Sahabat

Langkah awal yang gw lakukan adalah nanya sahabat yang udah berpengalaman dalam melamar pekerjaan, gw memulainya dari teman-teman terdekat seperti Apriza, Andri, Suwanda, Tyaz dan teman gw yang akan lulus kuliah Hendra.

Gw nanya ke mereka gimana cara melamar pekerjaan, apa aja yang perlu dipersiapkan, gimana tahapannya. Sampai dimana tempat untuk melamar pekerjaan. Jawaban mereka beda-beda

Menurut Apriza..
Kalau  Apriza bercita-cita untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau pegawai Bank, hal itu dikarenakan Apriza sangat menyukai pekerjaan yang membutuhkan kerapihan. Bisa dibilang Apriza adalah orang yang paling telaten diantara teman-teman yang lain.

Waktu  masih sekolah di SMA Perintis 2 kebetulan gw kelas 1 SMA sampai kelas 3 SMA sekelas sama Apriza, tulisan tangan Apriza adalah tulisan tangan yang paling rapih diantara anak yang lain,  tulisan tangannya bisa mengalahkan tulisan tangan cewek yang terkenal dempet dan kecil-kecil.

Tapi gw kurang suka dengan pekerjaan PNS yang cenderung stuck dan diam dikantor, gw lebih menyukai pekerjaan yang membutuhkan improvement dan perbaikan setiap saat. Terlebih lagi dengan pekerjaan lapangan yang menganjurkan gw untuk pindah-pindah tempat.

Pekerjaan PNS sangat cocok untuk Apriza, selain itu di hari jumat Apriza bisa shalat jumat pakai baju PNS nya di Masjid Al-Furqon. Ini adalah impian Apriza, semoga bisa kesampaian.


Menurut Andri..
Kalau menurut Andri melamar pekerjaan itu harus dilakukan secara disiplin dan massal, artinya kita taruh aja lamaran pekerjaan diberbagai tempat. Contohnya seperti jobfair yang merupakan momen paling bagus buat naruh lamaran pekerjaan,

Andri pernah bilang kalau lamaran pekerjaan yang ditaruhnya diberbagai perusahaan udah hampir 100 lamaran pekerjaan. Bisa kebayangkan gimana perjuangan Andri dalam melamar kerja tapi gak bisa dipungkiri memang Andri orang yang rajin dan punya kemauan.

Kelebihan dari Andri adalah dia bisa membuat orang lain bahagia, meskipun kita (teman-teman dekatnya) kadang gak tahu Andri lagi berada pada situasi bahagia atau nggak. Karena kelebihan Andri yang selalu berusaha untuk membuat orang lain senang atau bahagia, makanya pekerjaan Andri jadi dimudahkan.

Andri sekarang udah kerja di PT. Gudang Garam selama 1th, Andri udah betah disana. Kalau Andri dan Bunda Rini langgeng mungkin tahun depan mereka akan menikah.

Menurut Wanda..
Suwanda, panggilan akrabnya Wanda lebih memilih untuk bekerja ditempat yang jelas jenjang karirnya. Menurut Wanda gak papa dapat gaji UMR asal jenjang karirnya jelas, Wanda udah bekerja di PT. Bumi Waras.

Gw kurang setuju Wanda kerja diperusahaan begitu, apalagi dibagian administrasi. Semasa SMA dulu Wanda duduk didepan gw, dia duduk sebangku dengan Nela. Wanda murah senyum, pembawaannya selalu ceria dan bisa ngomong didepan umum.

Motto Wanda saat SMA dulu adalah “Gak papa gw gak jadi orang kaya, yang penting gw jadi orang terkenal”. Meskipun Wanda ngomong mottonya hanya sekali tapi gw masih inget sampai sekarang, motto yang jarang dimiliki sama orang kebanyakan.

Menurut gw Wanda lebih cocok untuk kerja dimana dia bisa ngembangin bakatnya, pekerjaan yang cocok untuk Wanda versi gw adalah : Presenter, Pembawa Acara Berita, Penyiar Radio, Supervisior Hotel, Brand Marketing, dan pekerjaan lainnya yang membuat Wanda bisa tampil didepan umum.

Wanda pernah bilang kalau dia memang udah berniat untuk berhenti dari kerja di PT. Bumi Waras, alasannya karena jenjang karir bekerja diperusahaan itu masih kurang jelas. Wanda sambil melamar pekerjaan ditempat lainnya.

Menurut Wanda selama dia mancing dan belum dapat ikan yang besar, gak papa dia nikmatin ikan yang kecil. Yang penting Wanda masih bisa hidup mandiri tanpa minta ikan dari orang lain, lebih tepatnya Wanda anak yang mandiri. Wanda masih bersabar untuk menunggu pekerjaan yang baru, setelah itu dia Cao dari perusahaannya sekarang.

Menurut Tyaz..
Tyaz sama halnya dengan teman-teman yang lain, Tyaz gak nuntut pekerjaan yang terlalu wah hanya menginginkan pekerjaan yang nyaman. Tyaz sangat cocok untuk menjadi ibu rumah tangga, itu karena Tyaz punya sikap keibuan dan sudah berhijab.

Tyaz adalah teman pertama gw dalam melamar pekerjaan ke beberapa perusahaan di Lmapung, target perusahaan kita adalah PT. Garudafood . Udah hampir sebulan gw dan Tyaz naruh lamaran kerja disana tapi masih belum ada panggilan masuk.

Kita naruh lamaran kerja di pos satpam, keesokan harinya gw baru ingat kalau lamaran kerja yang gw taruh di Garudafood gak ada CVnya.

Menurut Hendra..
Teman terakhir yang gw minta pendapatnya tentang melamar kerja adalah Hendra, Hendra adalah teman gw yang akan lulus kuliah. Hendra adalah orang yang bisa menganalisis sesuatu secara detail, Hendra mencintai sebuah kepastian. Kalau gak pasti mendingan gak usah, ngobrol sama Hendra enaknya Hendra bisa bercerita tentang sesuatu dari sejarahnya sampai cara marketingnya. Intinya Hendra bisa paham sesuatu dari awal pembuatan sampai akhir kehancuran.

Sebenarnya Hendra adalah orang yang genius yang gw temuin, Hendra punya kepintaran diatas rata-rata. Sayangnya hal itu gak benar karena Hendra ditutupin oleh rasa malasnya, hal lain yang gak bisa dipungkiri dari Hendra adalah Hendra sulit dalam menerima pendapat orang lain yang membuatnya hanya punya satu refrensi untuk bisa maju yaitu dirinya sendiri. Hendra percaya untuk berubah menjadi lebih baik harus dimulai dari diri sendiri, tapi gw gak percaya karena Hendra belum membuktikannya.

Cara melamar kerja yang akan dilakukan Hendra ketika dia akan telah lulus kuliah nanti adalah menyebar lamaran pekerjaan diberbagai perusahaan, khususnya perusahaan minyak dan gas yang memang sesuai dengan jurusan kuliah Hendra S1 Teknik Geofisika. Gak banyak perusahaan minyak dan gas yang bisa ditemuin di Lampung makanya untuk mewujudkan impiannya bisa bekerja diperusahaan minyak dan gas Hendra rela pergi ke Jakarta, untungnya Hendra pernah punya pengalaman kerja di Jakarta dan pernah ngalamin kerasnya ibukota yang lebih keras dari ibu tiri.

Cara melamar kerja versi Hendra belum bisa gw pakai karena gw lebih memprioritaskan untuk bekerja di Lampung, gw kurang senang dengan kerasnya ibukota Jakarta yang lebih keras dari ibu tiri. Gw mau pekerjaan yang tetap bisa dekatin gw dengan orang-orang yang gw sayangi.

Tanya Orang Tua

Sampai tiba saatnya gw ngomongin tentang keinginan gw untuk melamar pekerjaan kepada orang tua, mamah gak terlalu ngasih banyak saran, yang penting sesuai dengan apa yang abang inginkan. Beda halnya dengan papah, ini adalah tahap yang paling seru.

Banyak hal yang papah ceritain tentang melamar pekerjaan, kebetulan dari kuliah dulu papah memang udah belajar kerja. Dengan kata lain kuliah sambil kerja, papah ngasih banyak tips tentang melamar pekerjaan.
Papah menyarankan supaya gw masuk ke perusahaan besar, terutama perusahaan yang berada di pusat. Dengan percaya diri papah mengusulkan supaya gw melamar pekerjaan di perusahaan minyak dan gas, meski gw sendiri kurang percaya diri.

Untuk masuk ke perusahaan minyak dan gas akan dilakukan seleksi yang ketat, ditahap awal gw udah pesimis mengingat IPK gw yang 2,76. Apakah bisa.. Selain perusahaan Migas papah juga menyarankan supaya gw melamar ke perusahaan BUMN.

Papah gak mempermasalahkan soal gaji yang kecil nantinya, tapi lihat jenjang proses karir kedepannya. Papah beranggapan bahwa gw akan kerja di perusahaan bukan berarti gw mencari uang dengan gaji yang didapat dari perusahaan itu.

Papah menyarankan supaya gw tetap mengobarkan semangat wirausaha yang ada dalam diri gw, cari uangnya ya lewat usaha abang. Abang kerja di perusahaan untuk memperbanyak link, mencari celah pasti ada sesuatu yang bisa dijadikan lahan uang disana.


Alasan lain mengapa mesti kerja di perusahaan besar karena perusahaan besar gak gampang roboh, beda dengan perusahaan kecil yang belum jelas nasibnya. Bisa kita kerja diperusahaan kecil jadi Manager keatas tapi beberapa bulan kemudian perusahaan itu roboh. Lalu... ?

Orang Dalam Lebih Hebat Dari Orang Pintar

Orang dalam adalah istilah menarik dan perlu dibahas, pernah dengar gak istilah orang bodoh kalah dengan orang pintar.. orang pintar kalah dengan orang licik.. orang licik kalah dengan orang dalam. Orang dalam masih bisa dikategorikan berada dalam posisi atas.

Pada kenyataanya orang dalam masih bisa dikalahkan dengan orang beruntung. Orang dalam yang paling enak untuk bisa diminta bantuan untuk melamar pekerjaan adalah saudara, kalau gak saudara bisa juga sahabat atau teman dekat. Kalau gak dekat ya dekatin dulu orangnya.

Orang dalam sering curiga bila ada orang yang mendekat dan tiba-tiba baik, bisa jadi ada udang di balik batu. Untuk mendapatkan bantuan dari orang dalam gak semudah membalikan telapak tangan, banyak usaha yang harus dilakukan.

Tips untuk mendekati orang dalam saat melamar pekerjaan adalah jaga hubungan baik dengan setiap orang yang anda kenal karena setiap orang yang anda kenal bisa jadi suatu saat anda butuhkan jasanya.

Orang dalam menjadi sangat dibutuhkan karena ada beberapa perusahaan yang kekurangan karyawan jarang mempublishnya ke publik, jadi pelamar pekerjaan atau jobless seperti gw gak tahu informasinya. Kalau tahu informasinya juga mesti melalui tahap seleksi yang ketat terlebih dahulu.

Untuk itu jaga hubungan baik kepada setiap orang yang anda kenal, jaga komunikasi jarak dekat, jarak jauh. Jangan kehilangan kesempatan cuman gara-gara anda memutus hubungan dengan orang yang pernah dikenal.

Belum Dapat Panggilan

Udah hampir sebulan sejak gw melamar pekerjaan ke beberapa perusahaan di Lampung seperti PT. Garudafood, PT. Coca Cola, PT. Pelindo, PT. Hanjung. PT. GMP. Masih belum dapat panggilan masuk tentang pekerjaan yang gw lamar, memang sih di perusahaan itu gak ngeluarin info lowongan pekerjaan. Seenggaknya gw udah berusaha dan mencoba, denger dari temen untuk dipanggil perusahaan biasanya butuh waktu sebulan.

Kalau lebih dari sebulan belum dapet panggilan juga, mungkin harus pakai alternatif lain. Datengin HRD nya.. Berani ?

Perpindahan Pola Pikir Pengusaha Jadi Pekerja

Perpindahan pola pikir gw yang sebelumnya berniat untuk jadi wirausaha tulen tiba-tiba dihadapkan pada kondisi kehabisan modal dan harus melamar pekerjaan untuk kembali mengembangkan usaha. Gw mencoba untuk berpikir secara logika.

Gw harus bertanggung jawab dengan kondisi kehidupan gw sepenuhnya karena gw gak bisa terus-terusan hidup dibawah naungan orang tua. Untuk saat ini gw masih punya pendapatan rutin dari google adsense yang bisa buat makan dan jajan tiap bulannya.

Jauh dari cukup untuk memperbesar bisnis gw, kembali melakukan research untuk scale up, beli tanah untuk rumah gw nanti, beli mobil. Wah banyak yang mau gw lakukan, terutama untuk memenuhi impian gw Trip Around The World.

Gw berharap dapat jadi pekerja dengan gaji yang tinggi supaya bisa membantu pencapaian impian gw satu persatu. Hopefully. Berdoa dan Ikhtihar.

Gabung Grup Whatsapp TI-33-03

Ini adalah langkah yang gw lakukan untuk mempermudah mendapatkan pekerjaan, gw mulai lagi nanyain kabar Ari (teman kuliah Teknik Industri, IT Telkom). Gw ngasihtau kalau sekarang lagi berusaha mencari lowongan pekerjaan, sama Arti gw dimasukin ke Grup whatsapp TI-33-03. Gak nyangka kalau setelah lulus anak-anak TI 03 masih tetep kompak begini, di Grup itu gw dapet beberapa informasi tentang lowongan pekerjaan yang dishare anak-anak.

Hampir rata-rata lowongan pekerjaan yang dishare mengharuskan gw untuk menyiapkan lamaran yang dituju ke perusahaan diluar kota Lampung, pernah ada yang ngeshare tentang jobfair Pupuk Indonesia Group yang bertempat di Institut Pertanian Bogor. Akhirnya gw gak kesana karena belum ada persiapan yang benar-benar matang, gw lebih mengutamakan untuk menadapatkan pekerjaan di Lampung sebisa mungkin dengan gaji yang sesuai.

Apriza Ade Putra
Apriza Ade Putra
Andri
Andri
Wanda
suWanda
Hendra Yuseptiawan
Hendra Yuesptiawan
Arlia Sakti Ning Tyaz
Arlia Sakti Ning Tyaz
Vidy - Kota Baru Lampung 1
Vidy - Kota Baru Lampung 1
Vidy - Kota Baru Lampung 2
Vidy - Kota Baru Lampung 2
Vidy - Kota Baru Lampung 3
Vidy - Kota Baru Lampung 3
Vidy - Pasar Lelang Ikan Kalianda
Vidy - Pasar Lelang Ikan Kalianda

Tuesday, 6 January 2015

8th Ngeblog

Tak disangka, iseng-iseng kembali membuka blogku yang lama sudah tidak diupdate content. Bukan blogspot pertamaku tapi blogspot kesayanganku. Blog ini dimulai semenjak aku SMA kelas 2. Karena memang suka menulis dan membaca tapi yang ada disini hanyalah seputar curhatan belaka.


Tahun 2014

Di tahun 2014 aku sudah lulus dari IT Telkom, lebih tepatnya yang sekarang berganti nama menjadi Telkom University. Rasanya sudah bebas keluar dari tempat itu.

Selama 1 tahun dari akhir tahun 2013 sampai ke akhir tahun 2014 aku terus bergelut di bidang internet marketing.
Rasa penasaran yang membuatku terdampar sampai jauh kesini. 
Aku hanya berharap supaya kedepannya apa yang telah kupelajari disini dapat menjadi bekal hidupku kedepan.

Di akhir tahun 2014 aku memutuskan mencari pengalaman bekerja di perusahaan tour n travel milik teman, tepatnya di Bandung.

Awal Tahun 2015

Awal tahun 2015 ini aku masih bekerja di perusahaan tempat temanku, bekerja sebagai SEO & Blog Management. Sama halnya dengan yang sering kulakukan ketika dirumah. Memang sudah menjadi pekerjaanku sehari-hari, disinipun aku belajar hal baru. Belajar tentang bagaimana mengatur tempat kerja.

Mungkin itu dulu updateku karena sudah lama tidak menulis rasanya agak kaku kembali.

Tuesday, 13 August 2013

Bertemu Teman SD

Sudah menjadi kegiatan rutin setiap lebaran ke-3 (hari ke-3), aku  dan teman-teman (rombongan kelas 12 IPA 1 SMA Perisda) halal bihalal keliling rumah teman lainnya. Kami biasa memulai perjalanan dari rumah yang paling dekat, mereka yang tinggal di Jalan Antasari termasuk rumahku.

Foto Bersama Teman SD
Kiri (Aku), Tengah (Danur), Kanan (Rizki)

Perjalanan pertama kumulai dengan menyusul Apriza dan Aprizal, mereka berdua rumahnya sama-sama di Antasari. Sebenarnya ada satu lagi temanku Andri namun saat ini dia sedang pulang kampung ke Palembang bersama keluarganya.

Memulai perjalanan kami dengan rombongan yang sangat sedikit, hanya 3 orang tapi kami tetap bersemangat. Rumah pertama yang kami kunjungi adalah rumah Nunik seperti biasanya, syukur Nunik sedang ada dirumah. Sayangnya Nunik tidak bisa mengikuti perjalanan kami karena beberapa hari kedepan adiknya yang terakhir akan menikah, tahukan kebiasaan orang Indonesia yang suka menikah setelah lebaran. Selain masih banyak THR, tentu agar bisa mendapatkan momongan saat Bulan Ramadhan tahun depan jadi anaknya bisa diberi nama Ramadhana (cewek) atau Ramadhani (cowok).

Biasanya Nunik selalu ikut namun kami memaklumi karena dia sedang bertugas untuk menyebarkan undangan pernikahan adiknya. Selanjutnya kami akan mengunjungi rumah Wahyulia yang berada didekat SD ku dulu yang letaknya dibelakang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Sawah Brebes.

Sesampainya ditempat Wahyulia kami mendapat kabar bahwa Wahyulia baru saja keluar entah kemana, kami tak bingung dan langsung berkunjung kerumah selanjutnya yaitu rumah Ferdi yang terletak di Jagabaya. Ferdi adalah temanku di SMP Persit sekaligus temanku sebangku di SMA Perintis 2, saat kelas 1 SMA Ferdi mengikuti Ekskul Teater Insya Allah dan dapat berperan dengan bagus.

Kebetulan Ferdi juga memang hobi menyanyi dan suaranya bagus, diperjalanan aku sedang membonceng temanku Aprizal dan aku ingin menunjukan rumah teman SD ku yang dulu pernah kukunjungi. Nama teman SD ku Dannur Windo, saat aku menunjuk kearah rumahnya, kebetulan sekali aku melihat Danur sedang ada didepan rumah.

Tak ingin melewatkan kesempatan aku langsung mampir sebentar menyapanya, Danur sedang duduk diteras. Aku mengajak 2 orang temanku untuk ikut mampir kerumah Danur sekedar untuk bersalaman. Banyak yang berubah darinya, gayanya yang sekarang lebih mirip seperti seorang seniman. Dengan rambut yang agak panjang namun tidak terlalu panjang (rambut pendek versi cewek).

Aku menebak-nebak tampaknya dia sering menggunakan bando, tampaknya hanya dugaanku saja., aku menanyakan kepada Dannur dimana Rizki Martin, Rizki adalah teman SD ku juga. Rumah tidak jauh dari rumah Danur, sewaktu SD Rizki memiliki kulit yang putih. Banyak dikagumi oleh gadis-gadis, aku ingat sekali.

Sesaat kemudian Danur coba menghubungi Rizki, setelah diangkat Danur bilang ke Rizki bahwa ada seorang teman SD yang ingin bertemu dengannya tidak lain adalah aku. Selang beberapa saat Rizki datang dengan Tato ditangannya, aku mengira itu adalah tato temporer ternyata tato yang dimiliki Rizki adalah permanen. Sungguh berani.

Aku agak curiga sepertinya mereka semua sudah lupa dengan namaku, aku mengetesnya apakah mereka masih ingat. Tanpa ragu Rizki langsung menyebutkan nama lengkapku dengan sangat benar, aku senang sekali ternyata Rizki dan Danur masih mengingat nama panjangku.


Senang rasanya bisa berkumpul bersama teman SD, aku foto bersama mereka berdua dibantu oleh teman SMA ku untuk memegang kamera. Aku tak lupa meminta nomor HP masing-masing agar bisa kuhubungi jikalau nanti kami akan mengadakan reuni (berkumpul dengan teman SD lainnya). Aku sangat menantikan saat-saat itu, rasanya tak sabar ingin melihat kembali wajah teman-teman SD ku yang dulu.

Friday, 2 August 2013

Buka Puasa Bersama

Tahukan, kalau hal ini sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat kita saat Bulan Ramadhan tiba moment ini biasa dimanfaatkan untuk berkumpul kembali bersama keluarga, saudara, dan teman-teman. Hal ini terjadi juga padaku, seperti yang kalian ketahui. Aku adalah anak perantauan, berasal dari Bandar Lampung dan menghabiskan masa kuliah di Bandung.


Perjalanan dari Bandar Lampung ke Bandung dapat ditempuh dengan Bus atau Damri dengan waktu 10 jam jika berangkatnya pada malam hari, umumnya Bus yang mengantar kami dari Bandar Lampung ke Bandung maupun sebaliknya berangkat pada malam hari sehabis Maghrib maupun Isha.

Kami (para penumpang) tinggal tidur saja didalam Bus dan dan menunggu keesokan paginya sampai di tempat tujuan.

Aku merasa ada keanehan dengan ritual buka puasa bersama pada Bulan Ramadhan, meskipun pada awalnya aku senang-senang saja dengan acara ini. Ada hal yang membuatku berpikir, mengapa hanya saat bulan puasa saja kami berkumpul kembali. Pada bulan lainnya ?

Diluar bulan puasa aku jarang memberi kabar kepada teman-teman yang selama ini sudah terlupakan, begitupun dengan mereka. Kami kehilangan contact, teknologi sudah canggih ? Bukan karena itu.
Yang bila lebih spesifik lagi harusnya diluar bulan puasa ini kami masih harus tetap berhubungan meskipun sebatas jejaring social atau sms. Hal ini tak hanya terjadi dilingkunganku bersama teman-teman melainkan juga terjadi dikeberadaanku dengan saudara, jarang sekali aku mengontact mereka walupun sekarang teknologi menjadi semakin canggih. Harusnya teknologi yang semakin canggih ini digunakan dengan baik oleh kami untuk tetap menjaga silaturahmi seperti yang diperintahkan oleh Rasulullah SAW agar sesama muslim saling bersilaturahmi. Aku sedih sekali ketika tidak menjalankan wasiat dari Beliau.

Itu yang kumau sebenarnya, untuk menggabungkan kembali bagian-bagian dari kami tanpa adanya sebuah keterpaksaan melainkan karena memang kami saling merindukan. Saat ini aku dan Alam sepupuku kami sedang merencanakan untuk mengumpulkan kembali keluarga besar dari Yayik, Yayik adalah Kakekku yang berasal dari mamah. Yayik memiliki 12 anak, dan satu anak standarnya memiliki 4 orang anak. Bisa dibayangkan kan berapa jumalh cucu dari Yayik ini, meskipun banyak tapi dulu saat Beliau masih hidup kami sering berkumpul bersama meskipun diluar bulan suci ramadhan. Banyak sekali kenangan-kenangan indah dimasa kecilku dulu bersama saudara-saudara dan berencana agar kenangan-kenangan kami dulu menjadi pondasi yang kuat bagi kami untuk tetap bersama dan saling membantu. Bila ada salah satu dari kami yang kesulitan maka yang lain akan siap membantu, begitulah persaudaraan yang sebenarnya.

Aku juga berharap perkumpulan dengan teman SMA kali ini akan menjadikan kami lebih akrab satu sama lain, karena sudah banyak dari kami yang lulus kuliah bahkan sudah ada yang menikah. Kami berharap agar pertemanan kami ini bisa saling bantu membantu untuk kesuksesan kami. Di reuni SMP kemarin aku tak ikut karena aku lupa kalau SMP mengadakan reuni, tetapi setahun sebelumnya aku mengikuti acara tersebut. Sungguh banyak yang berubah dari teman-temanku terutama fisiknya, dan yang wanita menjadi lebih cantik-cantik begitupun yang pria menjadi lebih gagah-gagah. Diantara temanku itu sudah ada yang menghasilkan uang sendiri dan banyak juga yang kuliah diluar Lampung, aku senang dapat melihat mereka kembali. Terutama aku senang melihat seorang teman yang pertama kali kukenal di SMP dulu namanya Axel, dulu saat SMP badannya sangat besar sekali dan aku kaget ketika awal kuliah aku melihat fotonya di salah satu jejaring social badannya telah menjadi kurus.


Aku penasaran dan sungguh ingin melihat bentuk aslinya, dan ternyata setelah bertemu dengan sosok aslinya memang benar anak itu sudah berubah. Tidak hanya fisiknya melainkan juga sikapnya, tapi sifatnya tidak berubah menurutku. Aku lebih senang dengan sikapnya yang dulu, lebih lucu. Dulu dia sering sekali berkelahi ketika di SMP dan untungnya dia juga sering sekali menang. Hebat anak itu.

Monday, 22 July 2013

Berharap Bisa Seminar

Sampai sekarang aku yang kuliah dijurusan Teknik Industri IT Telkom Bandung ini belum juga seminar, dan tepat hari ini aku mendapat kabar dari teman sekelompokku mengerjakan TA karena mereka sudah mengumpulkan lebih dahulu draft TA mendahuluiku ke dosen pembimbing dan pada hari itu juga dia mengajukan untuk seminar besok tepat hari selasa tanggal 23 juli 2013. Aku agak shock mendengar kabar itu karena kutahu seminggu yang lalu saat kami bertiga yaitu aku dan 2 orang teman sekelompokku dalam mengerjakan TA, di IT Telkom memang saat ini telah diberlakukan mengerjakan TA secara berkelompok namun tetap dengan judul dan pembahasan yang berbeda pula namun kita mengambil data yang sama di satu perusahaan. Seminggu yang lalu kami bersama-sama menemui dosen pembimbing dan kami baru bisa bertemu kembali dengan beliau seminggu setelahnya.

Pada saat itu tidak banyak terjadi kesalahan pada draft TA kedua teman kelompokku ini dan lain halnya denganku, masih banyak yang harus kuperbaiki pada draft TA ku itu. Aku hanya bisa pasrah karena pada saat itu sebenarnya aku sudah yakin sekali dengan latar belakang pada BAB 1 ku ternyata setelah kulihat latar belakang milik kedua temanku memang punyaku jauh dibawah mereka dan aku segera memperbaikinya namun kami tak bisa terburu-buru untuk mengumpulkan draft TA ini kembali karena seperti yang kubilang bahwa dosen pembimbing baru bisa ditemui kembali satu minggu setelah hari kita menemui beliau. Kami sudah sepaka untuk mengumpulkan draft TA ini kembali pada hari kamis, 3 hari setelah hari terakhir kami menemui dosen pembimbing namun pada hari itu aku masih berada ditempat temanku yang berasal dari Lampung dan saat ini dia sedang Kerja Praktek di Bandung.

Sebenarnya pada hari itu aku sudah berniat untuk kembali kekosan namun aku sama sekali tidak mendapatkan kabar dari kedua teman sekelompokku mengerjakan TA itu. Dan pada hari jumat baru aku kembali kekosan setelah selesai shalat jumat bersama temanku yang berasal dari Lampung itu aku mengirimkan sms kepada salah seorang teman sekelompokku aku menanyakan apakah mereka sudah mengumpulkan draft TA kepada dosen pembimbing dan ternyata tepat hari kamis sesuai kesepakatan kami mereka menyusulku kekosan pada pagi hari namun pada pagi itu aku masih berada ditempat temanku yang berasal dari Lampung itu. Aku sama sekali tak mendapat kabar berupa konfirmasi dari mereka tapi aku tetap sabar karena menurutku itu merupakan kesalahanku juga, aku harus lebih disiplin lagi. Dan pada hari mereka mengumpulkan draft TA itu mereka bilang kepada dosen pembimbing apakah mereka sudah bisa untuk seminar sebelum tanggal 25 juli 2013 karena tanggal 25 juli 2013 adalah kesempatan terakhir untuk seminar.

Dan ternyata permintaan mereka dikabulkan oleh dosen pembimbing, ya akupun berharap agar besok saat aku mengumpulkan draft TA ini juga aku pun bisa seminar bareng kedua orang teman sekelompokku itu namun apabila tidak bisapun aku sudah pasrah paling tidak aku telah berusaha.

Friday, 19 July 2013

21th


Yeyy.. Tepat 17 juli 2013 kemarin umurku bertambah menjadi 21th, bisa dibilang sama dengan umur bioskop. Sudah 3 hari ini aku menginap dikosan Hendra dan seperti tahun-tahun sebelumnya tidak ada yang begitu spesial di Hari ulang tahunku kemarin, hampir setiap tahun ulang tahunku belum pernah dirayakan tapi aku bangga dengan diriku yang tidak menuntut apapun di Hari pertambahan umur itu. Awalnya aku mengira bahwa setiap kali ulang tahun umurku selalu bertambah dan setelah kupikir-pikir kembali ternyata tidak justru sebaliknya bahwa umurku semakin berkurang dan ketika aku flashback kembali akan hal-hal yang telah kulakukan tidak semua hal yang kulakukan itu bermanfaat dan memang itulah hal yang seharusnya kulakukan namun banyak hal yang kulakukan itu adalah hal yang salah dan terus kuulangi.

Dihari ulang tahunku itu aku mempunyai sebuah impian dan sekiranya Tuhan mengijinkan untuk mengabulkan doaku, aku ingin sekali mempunyai calon istri bagiku yang sholeha dan cantik. Seorang wanita yang nantinya bisa menemani hidupku selama bertahun-tahun dan darinya aku ingin mempunyai beberapa anak yang sholeh dan sholeha, entah kenapa aku diranda ketakutan. Ketakutan yang jikalau aku mati nanti tidak ada yang akan terus mendoakanku sedang aku mengetahui bahwa pahala yang akan terus berjalan walaupun sampai kita mati nanti adalah : Amal Jariyah, Ilmu yang berguna, serta anak yang soleh. Tuhan Maha Adil, semoga Dia memberiku kesempatan untuk mendapatkan anak yang sholeh yang bisa mendoakanku ketika aku sudah tiada nanti. Disamping itu sebenarnya aku masih mempunyai mimpi yang sekiranya Tuhan mengijinkan aku akan terus memperjuangkannya, mimpi untuk berkeliling dunia.


Aku ingin sekali melihat keindahan-keindahan yang telah Tuhan ciptakan, jauh disamping itu tujuanku sebenarnya adalah aku ingin melihat bisnis-bisnis yang dijalankan diberbagai belahan dunia. Sungguh, aku belum berbuat apa-apa untuk Indonesiaku ini dan aku ingin sekali menjadi seorang pembisnis di Indonesia yang bisa banyak membantu orang untuk membuka lapangan pekerjaan nantinya dan inilah bagian yang paling sulit. Aku yakin bahwa uang itu sangat mudah didapatkan namun bagaimanakah aku nanti ketika aku mempunyai tanggung jawab untuk memegang banyak uang, sungguh aku tak ingin menjadi orang yang tidak bermanfaat dengan hanya menumpuk-numpuk uangku. Aku ingin mempunyai seorang pendamping yang nantinya bisa mengingatkanku untuk apakah seharusnya uang yang banyak itu digunakan. Semoga Allah SWT tetap memberi kita semua umur yang panjang dan memberi kita kesempatan untuk mewujudkan mimpi kita masing-masing.

Friday, 12 July 2013

Orang-orang Terbaik di Sampingku

Aku ingin bercerita tentang orang-orang terbaik yang selama ini ada disampingku, aku beruntung karena dari kecil sampai sekarang Allah SWT selalu memberiku orang-orang terbaik untuk ada disampingku. Mereka yang banyak mensupportku, memberikanku pengetahuan, dan mengajarkan betapa indahnya dunia ini. Orang-orang pertama yang akan kuceritakan jelas berasal dari keluargaku, mereka adalah Mamah (Ela Latifah) dan Papah (Heriyantoni, SE). Aku salut kepada mamaku, beliau berasal dari Kampung Margakaya, Pringsewu bukan asli dari Kota Bandar Lampung. Beliau tinggal di Lampung karena beliau kuliah disini dan setelah ketemu dengan papaku beliau juga bekerja disini dan akhirnya menetap tinggal di Bandar Lampung. Bisa dikatakan beliau adalah orang yang paling penyayang yang pernah aku temui, aku belajar banyak hal dari beliau. Aku belajar bagaimana caranya menyayangi orang, menjalin komunikasi, dan banyak hal.

Beliau memang sabar dan penyayang, tapi kalau sudah melihat tas dan sepatu bagus. Wah jangan ditanya, namanya juga wanita, entah kenapa banyak wanita yang suka tergila-gila jika melihat tas atau sepatu baru dan jika diperingatkan bilangnya kalau sepatu atau tas yang sebelumnya dibeli sudah jebol haha. Beliau selalu mempunyai impian besar dan sabar terhadap mimpinya, aku belajar dari beliau tentang kesabaran dalam meraih mimpi dan beliau juga yang bilang kita sebagai manusia harus tetap terus bermimpi. Karena kalau tidak bermimpi kita tak akan tahu kenapa arah tujuan hidup kita, dengan mempunyai mimpi arah tujuan hidup kita menjadi jelas dan menjadi terus semangat. Sosok selanjutnya adalah papah, papah adalah orang yang keras. Karena pada masa kecilnya sampai dewasa beliau tinggal bersama kakekku yaitu seorang tentara.

Beliau sudah belajar banyak hal semenjak kecil, beliau belajar mengetik 10 jari menggunakan mesin tik tentara yang bentuknya sangat besar katanya. Sampai sekarang akupun masih belum melihatny dan beliau juga bercerita kalau semenjak kecil beliau sudah suka bekerja dan bisa menghasilkan uang sendiri. Banyak hal yang beliau lakukan, mulai dari menyapu bus, membetulkan aki, membantu ngetik, dll. Lain halnya denganku yang semenjak kecil sudah suka bermain dan dijahili orang, beliau punya mimpi setelah lulus SMA beliau ingin merantau ke Batam tapi hal tersebut dilarang oleh kakekku mungkin karena kakekku belum tau pemikiran papah. Menurutku yang sekarang sudah remaja, pemikiran papah saat itu merupakan pemikiran yang benar. Batam merupakan pulau yang berkembang sekarang, bayangkan jika dari dulu beliau telah merantau di Batam akan jadi apa beliau sekarang. Tapi beliau tak pernah putus asa, beliau tetap melanjutkan mimpinya untuk kuliah di UI.

Dengan PD nya beliau datang ke Jakarta dari Lampung, dengan modal bahasa inggris yang bagus dan lulusan dari SMAN 1 Lampung. Tapi alhasil beliau gagal masuk UI, tak tau kenapa. Mungkin nasib belum menentukan beliau kesana, jadi beliau menganggur 1th sambil mengikuti pelatihan kelistrikan dll. Ditahun depannya beliau tidak lagi mencoba UI melainkan beliau mencoba untuk masuk Unila (Universitas Negeri Lampung) karena baru tahun itu pertama kalinya Unila mengadakan Sipenmaru, beliau masuk Unila dan lulus 7th berikutnya. Kenapa lama, karena saat kuliahnya beliau kuliah di 2 kampus, dan diselang itu beliau juga sambil kerja menjadi guru bahasa inggris. Beliau banyak menasehatiku akan ilmu praktis dalam hidup, beliau tak terlalu banyak memberikanku ilmu teori karena beliau menginginkan aku untuk menjadi pengambil keputusan yang cepat. Langsung laksakan, beliau tak pernah memaksakan kehendak kepadaku. Beliau selalu mengikuti apa mauku dan berusaha memberiku alternative dan solusi dari pilihan yang kuambil.


Sosok yang terakhir dari keluargaku adalah yang lahir 4th setelahku yaitu adik perempuanku, Arci Tamara. Aku heran kepadanya, awalnya aku menganggap dia orang yang biasa saja tapi entah kenapa dia selalu lebih berhasil daripadaku. Aku senang melihat prestasi-prestasinya, dan satu hal. Aku melihatnya sangat cerdas dalam menulis tapi sayang dia tak terlalu berniat dalam membuat tulisannya padahal aku sangat menanti-nanti tulisannya bisa terbit menjadi sebuah buku. Sekarang dia masih sekolah di SMAN 12 Bandar Lampung.

Wednesday, 10 July 2013

Pertama Puasa


Hari ini adalah hari pertama di Bulan suci Ramadhan tahun 2013, baru saja aku melaksanakan shalat terawih. Seperti biasa aku melaksanakannya di Musholla yang ada di gg. Demang dekat kosanku, sebenarnya ada 2 tempat terdekat dengan kosanku yaitu  MSU (Masjid Syamsul Ulum) tak lain merupakan masjid utama  punyanya kampusku IT Telkom dan satu lagi Musholla yang ada di Gg. Demang ini, sampai sekarangpun aku masih belum tau apa nama Musholla yang biasa aku gunakan untuk menjalankan ibadah sunnah terawih ini. Ada beberapa alasan mengapa aku lebih memilih untuk shalat di Musholla yang ada di Gg. Demang dibandingkan di MSU, namun alasan utamanya adalah karena shalat di Musholla di Gg. Demang ini bisa lebih cepat daripada shalat di MSU. Bisa dibilang paket komplit. Ya, aku datang saat shalat Isha, dan setelah shalat isha kami mendapatkan ceramah meskipun ceramahnya diucapkan dengan bahasa sunda halus.
 
Aku sedikit mengerti bahasa sunda tapi sering saat penceramah mengucapkan kalimat yang seharusnya membuat kita tertawa tetapi hanya orang-orang sunda saja yang tertawa, sedangkan kami yang berasal bukan dari darah sunda hanya terdiam dan merenung memikirkan apa arti dari ucapan yang tadi penceramah ucapkan. Setelah itu, langsung dilanjut ke ibadah yang ditunggu-tunggu pada waktu malam bulan ramadhan yaitu shalat terawih. Saat shalat dimulai tiba-tiba aku teringat kembali akan moment ketika aku masih kecil dan aku melaksanakan shalat di masjid Al-Hidayah, yaitu masjid ditempat tinggalku di Bandar Lampung, aku teringat kembali betapa mudahnya ketika aku masih kecil tertawa saat sedang shalat. Entah apa yang kutertawakan, pokoknya lucu saja. Dan tadi saat sedang shalat, saat mendengar anak kecil yang meneruskan suara imam dengan PD nya membuatku tersenyum dalam shalat.


Astaghfirullah Aladzim.. Aku mengakui kesalahanku dan aku langsung kembali khusyuk untuk shalat lagi. Aku senang sekali menyambut bulan puasa di tahun ini, entah kenapa. Seakan-akan aku tak ingin membiarkan bulan puasa tahun ini pergi begitu saja, aku seperti tak bisa merasakan kembali bulan puasa ditahun berikutnya. Aku ingin sekali banyak berbuat baik dan banyak melakukan amal ibadah di Bulan Puasa kali ini. Entah sudah berapa banyak dosaku, sungguh tak terhingga. Begitu juga berapa banyak nikmat yang diberikan oleh Allah SWT semenjak aku hidup didunia sungguh tak terhingga. Entah waktu kapan aku berpikir, berpikir dan membuatku sadar bahwa kita semua yang hidup di dunia ini awalnya berasal dari benda mati yaitu tanah. Kemudian diri kita ditiupkan ruh oleh Allah SWT dan dititipkan tubuh kita ini untuk dijaga agar kita senantiasa membantu Allah SWT dalam memakmurkan dan menjaga apa yang telah Allah SWT ciptakan.

Tuesday, 9 July 2013

Minum Jamu

Berdasarkan ketetapan pemerintah bahwa di Indonesia besok akan memasuki hari pertama bulan suci ramadhan, senang sekali rasanya. Akhirnya bulan yang selama ini ditunggu-tunggu datang juga walaupun setiap malam aku sering melihat bulan yang terang benderang. Dalam agama Islam bulan suci ramadhan adalah bulan terbaik diantara bulan-bulan lainnya karena pada bulan ini diturunkan Kitab Suci Alquran kepada Utusan Allah yaitu Nabi Muhammad SAW, oleh karena itu pada bulan ini juga umat islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca dan memahami isi dari Alquran tersebut.

Saat ini aku masih tinggal di Bandung, dan ternyata tidak hanya di Bandung melainkan dikota asalku Lampung kata mamaku saat kami sedang bertelpon disana juga sedang musim hujan. Karena musim hujan cuaca jadi dingin, dan mulai pada pergantian cuaca itulah aku mulai mudah terserang penyakit. Aku mulai terkena pilek yang hampir setiap saat membuatku menarik tissue dari tempatnya dan membuatku membeli stock tissue yang baru, setelah pilekku agak reda aku terkena penyakit yang lainnya lagi yaitu batuh disertai dahak. Kebetulan aku adalah orang yang tak begitu suka meminum obat karena menurutku pengaruh obat hanyalah bergantung pada sugesti masing-masing orang, gampang sekali rasanya menasehati orang bahwa penyakit itu bisa cepat hilang tergantung dari sugesti kita masing-masing.

Tapi untuk menerapkannya pada diriku sendiri, lumayan sulit rasanya. Disaat penyakitku ini sudah berjalan sekitar 3 hari aku kembali teringat ketika dulu sewaktu aku sedang SMP dan kebetulan saat itu papahku sedang sakit beliau menyedu jamu untuk dirinya dan beliau bilang kalau kita sebagai orang Indonesia harus belajar mengenal jamu sebagai obat tradisional Indonesia, akupun sebenarnya pernah meminum jamu namun sudah lama sekali sepertinya. Terakhir kali aku minum jamu gendong adalah ketika aku masih SD dulu karena didaerahku masih merupakan daerah kota yang belum begitu berkembang jadi masih banyak tukang jamu gendong yang lewat dan tetangga-tetanggaku juga masih membiasakan dirinya untuk meminum jamu.

Dan dimalam itu yaitu malam ketiga saat aku sakit, setelah makan makanan favoritku Sate Ayam ketika aku sakit aku langsung meniatkan diriku untuk pergi ke Counter Jamu menggunakan sepeda motor, kebetulan didekat kawasan kampusku kawasan pendidikan Telkom lumayan banyak orang yang membuka counter jamu dan setahuku sepertinya kebanyakan dari mereka yang membuka counter jamu itu adalah perantauan yang berasal dari Jawa Tengah ke Timur karena saat aku berbicara kepada mereka kebanyakan dari mereka yang berlogat jawa. Itu adalah pertama kalinya aku meminum jamu di counter, aku minta langsung disedu ditempat. Ketika aku datang, saat itu aku mengenakan topi, celana training panjang, kaos tangan panjang dan aku lapisi dengan jaket ketat panjang untuk melindungi tubuhku dari kedinginan.

Dan aku mulai masuk ke counter jamunya, aku melihat ada pasangan suami istri yang sedang memesan jamu. Ada segerombolan bapak-bapak yang terlihat seperti kuli bangunan, dan aku langsung bilang ke tukang peracik jamunya. Tukang peracik jamunya ada 2 orang, yaitu mas-mas yang sepertinya seumuran denganku dan satu lagi bapak-bapak hampir ketuaan yang mengenakan peci. Bapak itu terlihat alim karena ia mengenakan peci, tapi kalau ia mengenakan peci mengapa ia menjadi peracik jamu. Bukankah lebih baik ia tetap berada dimasjid, tapi setelah aku pikir-pikir menjadi peracik jamu tak kalah dengan menjadi guru. Kalau menjadi guru, kita dapat mewariskan ilmu yang kita miliki kepada murid-murid. Dari situ kita mendapatkan pahala, dan kalau menjadi peracik jamu kita membantu orang-orang yang sakit untuk sembuh atau yang sehat ingin tetap sehat. Tapi semua pahala tetap kembali pada perhitungan Allah SWT.

Aku langsung bilang kepada bapak yang mengenakan peci mengenai penyakitku, kataku “Pak minta jamu untuk sakit”. Karena bapak tua itu sedang meracik jadi mas yang ada disebelahnya mencoba untuk membantunya dengan menjawab pertanyaanku “Sakit apa ?” kata ma situ. Lalu aku jelaskan tentang masalah yang kualami kalau aku mengalami sakit tenggorokan, badan kedinginan, dan ingin menjaga usus agar tetap sehat. Lalu bapak tua tadi menjawab “Khusus”, kemudian aku lebih mengeraskan suaraku “Usus” kataku. Kupikir dengan ucapan yang kedua kalinya ini bapak tua itu sudah mengerti, lalu tiba-tiba bapak tua tadi menjawab “Oooo.. Jamu khusus, iya nanti dibuatkan jamu khusus”. Jegerrr pikirku. Untunglah mas yang disebelahnya mencoba membantu menjelaskan kepada bapak tua itu hingga akhirnya si bapak mengerti.

Orang yang ada di counter jamu itu terlihat tertawa semua melihatku, dalam pikiranku saat itu mungkin mereka melihatku berbicara seperti sedang mengonsultasikan penyakitku ke dokter saja. Ya mau bagaimana lagi, memang inilah yang kualami kalau tidak kuceritakan lalu apa yang ingin kusembuhkan. Aku melihat pesanan orang yang disebelah kiriku sudah datang, aku melihat ternyata cara minum jamu itu ada 2. Kita akan diberikan 2 gelas sekaligus, yang satu gelas sedang yaitu gelas yang berisi racikan jamu tadi. Terlihat gelas berisi racikan jamu orang yang ada disebelahku warnanya menjijikan pasti rasanya amat tidak enak sekali, tapi untunglah ada 1 gelas lagi yaitu 1 gelas kecil air putih untuk setelah kita menghabiskan jamunya. Tak begitu lama jamu orang yang ada disebelahku habis tak tersisa terlihat dia sangat menikmati sekali meminum jamunya.

Dan tak lama setelah orang itu pergi akhirnya jamu pesananku pun datang, aku melihat aku pun mendapatkan 2 gelas seperti orang yang disebalahku tadi dan aku mulai jijik membayangkan rasanya. Aku pikir ya demi kesehatan memang harus aku habiskan, begitu jamu sampai didepan mataku tanpa berpikir panjang aku langsung melahap habis jamu digelas yang berukuran sedang tapi ketika aku meminumnya sedikit aku merasakan rasa enak dijamunya. Tidak ada sama sekali rasa jijik yang tadi aku bayangkan, aku merasakan campuran rasa madu dan mint yang segar dijamu tersebut, ketika jamuku habis aku juga ternyata mendapatkan 2 pil kapsul yang akupun tak tahu untuk apa 2 kapsul itu fungsinya tapi aku langsung meminumnya dengan air putih yang telah disediakan digelas kecil. Dan aku salah, ternyata gelas kecil yang aku kira berisi air putih ini berasa lemon nan manis sungguh minuman yang segar dan enak sekali.


Ingin rasanya aku nambah 1 porsi lagi saat itu, tapi aku takut overdosis. Tak lama setelah minum jamu, aku langsung membayarnya dan bersegera pulang, tak lupa aku membeli 1 kotak kecil madu karena aku juga termasuk penyuka madu walaupun tak terlalu berkhasiat menurutku saat dikonsumsi. 1 porsi jamu yang kuminum tadi seharga 9rb rupiah sedangkan 1 kotak kecil madu yang kubeli tadi 15rb rupiah dengan berat 100g. Itulah pengalaman pertamaku menyedu jamu di counternya, adalah pengalaman pertama yang akan membuatku kembali meminum jamu discounter kalau mengetahui rasa dan khasiatnya bisa sehebat itu. Dan semoga senantiasa aku selalu menjadi manusia yang bersyukur kepada Allah SWT atas segala rezeki yang telah Dia berikan.