Sunday, 14 June 2015

Terimakasih Ica, Bye Okop

Dateng ke rumah nenek tapi neneknya gak ada, jadi masuk ke rumah aju. Ada Nanda sama Aju, numpang istirahat di kamar Aju sambil nemenin Aju liat replay Stand Up Comedy (SUCI) By Rahmet di Youtube.

Udah jam 12 kurang 5 menit, gw dan Aju (Adik sepupu) berangkat ke Masjid deket rumah untuk melaksanakan shalat jumat. Setelah selesai gw ngajak aju makan siang di Uda Sayang (Lumayan jadi tempat makan favorit) karena biasanya waktu makan sama nenek disini enak.

Begitu jam 13.30 gw langsung pamit ke Aju mau nonton teater di Taman Budaya, hari ini hari terakhir pementasan Liga Teater 2015. Alesan gw kesini sebenarnya gw berharap bisa ngeliat Okop (Cewek yang gw taksir tapi dia udah punya cowok, dan cowoknya adalah temen gw sendiri), syukur-syukur kalau bisa ngobrol. Gw ngerasa nyaman saat ngobrol dengan dia, kalau berbicara tentang dia jadi panjang deh tulisannya.

Hari ini yang pentas dari SMAN 2 Bandar Lampung dan SMA Al-Kautsar Bandar Lampung, sama-sama SMA populer di Bandar Lampung. Sutradara SMAN 2 adalah Okop cewek yang gw taksir, Sutradara SMA Al-Kautsar adalah Vita temen sebangku gw waktu kelas 2 SMA. Meskipun kita udah berpisah semenjak lulus SMA tapi persahabatan gw dan Vita masih terus berjalan sampai sekarang.

SMAN 2 pertunjukannya keren, gw suka sama akting dari para pemainnya sangat menjiwai. Kalau disuruh milih pentas mana yang paling bagus, otomatis gw akan langsung milih pentas dari SMAN 2.  Para pemainnya bisa menguasai panggung dengan baik namun sayang setting alias tata panggung yang mereka gunakan sangat sederhana seandainya bisa dibikin lebih wow sedikit pasti jadi sangat keren.

Selesai pertunjukan gw buru-buru pulang, eitss.. Waktu pertunjukan Teater dari SMA Al-Kautsar dimulai gw sempet ngeliat Okop yang jalan dan duduk dikursi penonton. Gw terus melirik kearahnya berharap tempat duduk disampingnya kosong dan gw bisa duduk disitu. Lama-kelamaan gw perhatikan ternyata di sampingnya ada Desi (Anak Teater Satu juga, dia adalah teman gw waktu SMA dulu), Desi adalah cewek tomboy dia punya mata dan lesung pipit yang manis ketika dia sedang tersenyum ataupun tertawa.

Sore ini setelah sampai rumah gw langsung ngasihtau adek untuk siap-siap jemput mamah kita di Bandara, hari ini adalah hari kepulangan mamah dari Jakarta (Mamah diundang untuk ikut ngehadirin lamaran keponakannya). Dikamar seperti biasa gw membuka Tab barangkali ada pesan penting dari Okop (berharap) atau Ica (pacar gw), gw tau hubungan gw dan Ica udah sangat renggang. Kita udah gak jalan hampir 2 minggu karena berbagai alasan.

Lebih terutama karena gw sedang PDKT dengan Okop yang ternyata di sudah memiliki kekasih (masih simpang siur), gw buka Tab dan dapet WA (Whatsapp) dari Ica yang mengirimkan sebuah Audio. Tepat dibawahnya ada tulisan “Goodbye”, gw punya firasat kalau ini adalah suara rekaman Ica yang menyampaikan kalau dia ingin putus.

Gw memutar audionya menggunakan headset tapi suaranya kurang kedengaran jelas karena headsetnya jelek, gw coba lepas headsetnya dan suaranya jadi lebih jelas. Lebih jelas lagi ketika gw mendengarnya menggunakan speaker, yang dikirimkan bukanlah suara rekaman Ica melainkan sebuah lagu.

Perlahan gw dengerin lirik lagunya, lagunya sedih-sedih gitu sambil gw catet liriknya diatas kaca meja kerja gw didalam kamar. Setelah dapat sepotong-sepotong liriknya yang kurang jelas gw mulai searching di google lagu apakah ini, ini adalah lagu Maroon 5 yang judulnya Nothing Lasts Forever (Nggak Ada Yang Abadi) kalau gak salah ngartiin.

Gw dapet liriknya via google dan baca perlahan-lahan, sambil kembali mendengarkan audio Maroon 5 yang Ica kirimkan gw sambil membaca liriknya. Ternyata ini adalah gambaran perasaan Ica ke gw saat ini, gw tau gimana rasanya perasaan Ica. Tapi kalau kalian ada diposisi gw saat ini pasti kalian punya alasan masing-masing kenapa seharusnya gw berpisah dengan Ica.

Inti dari lagunya adalah Ica berusaha untuk berubah dan berusaha sebisa mungkin untuk mengikuti seperti apa yang gw ingingkan (padahal sebenarnya gw gak menginginkan itu, gw pengen tetep Ica jadi Ica yang apa adanya), berhari-hari Ica nunggu kapan gw dateng supaya kita bisa jalan lagi tapi ternyata gw mencintai cewek lain.

Gw membalas pesan Ica dengan mengirim rekaman lagu I Don’t Love You by My Chemical Romance, awalnya gw rada segan untuk mengirimkan lagu ini tapi gw gak boleh lembek dan setelah gw telaah makna lagunya bukan berarti gw yang Tidak Mencintai Orang Yang Sebelumnya Gw Cintai tetapi sebaliknya orang itu yang meninggalkan gw.

Gw mengirim rekamannya sambil mengirim pesan “Makasih untuk pengertiannya, aku tau kamu cewe yang kuat”. Sekuat-kuatnya cewek gw yakin mereka punya perasaan, dan kalau gw jadi cewek gw akan nangis seketika ketika gw dapet lagu kayak begitu. Gw berharap supaya Neng atau Vita (Sahabat Ica) bisa menghibur dia disaat dia sedang sedih, gw cuman bisa berdoa supaya Ica bisa dapet jodoh yang lebih baik dari gw.

Pukul 17.00 dari rumah Gw, adek dan papah berangkat ke Branti (Bandara Radin Inten Bandar Lampung), papah nunjukin 1 Pack Minute Maid Pulpy Orange dibelakang mobil yang sengaja disipain untuk acara reuni dengan Teman SMP nya besok. Sebelum sampai Bandara gw dan papah shalat maghrib dulu di Masjid sebelum Bandara, masjidnya enak untuk dijadikan tempat shalat. Ada tempat parkir mobilnya juga yang leluasa. Sewaktu kita keluar dari Masjid dan muterin mobil ke arah Bandara, kita juga dibantuin sama tukang parkirnya.

Mamah pulang dan kita gak langsung pulang kerumah, tapi mampir dulu kearah Stadion Pahoman untuk makan Sate Pertiwi. Ini adalah kedua kalinya gw makan Sate Pertiwi setelah merasakan keenakannya pada saat pertama kali makan, sebenarnya ini bukan sate favorit gw. Karena sate favorit gw adalah Sate Cak Umar yang berlokasi di Jalan Raden Intan dekat Bunderan Gajah.

Sesampainya dirumah gw kepikiran lagi betapa ada rasa kehilangan orang yang gw sayang setelah kita berpisah, tapi mau gimana lagi Nasi Sudah Menjadi Bubur. Dan kalau dipaksakan gw gak yakin kita akan terus cocok. Gw puyeng, istirahat sambil nonton X Factor Indonesia.


Ruangan Teater Taman Budaya Lampung
Ruangan Teater Taman Budaya Lampung

Logo Liga Seni SLTA 2015 Bandar Lampung
Liga Seni SLTA 2015 Bandar Lampung

Pertunjukan Teater SMA Nurul Falah, Tanggamus, Lampung
Pertunjukan Teater SMA Nurul Falah, Tanggamus, Lampung

Cuplikan Pentas Liga Teater SMA 2015 1
Cuplikan Pentas Liga Teater SMA 2015 1

Cuplikan Pentas Liga Teater SMA 2015 2
Cuplikan Pentas Liga Teater SMA 2015 2

Pertunjukan Teater SMK 1 Bandar Lampung
Pertunjukan Teater SMK 1 Bandar Lampung, Judul "Sayang Ada Orang Lain"
Okop aka Dwi Novita Safitri (Cewek yang gw taksir)
Okop aka Dwi Novita Safitri (Cewek yang gw taksir)
Ica aka Elyza Novriana (Cewek gw saat ini, tapi udah putus)
Ica aka Elyza Novriana (Cewek gw saat ini, tapi udah putus)
Vita Oktaviana
Vita Oktaviana (Sahabat Gw, Sahabat Ica juga)


Cuplikan Lirik Maroon 5 - Nothing Lasts Forever :


It is so easy to see
Dysfunction between you and me
We must free up these tired souls
Before the sadness kill us both

I tried and tried to let you know
I love you but I'm letting go
It may not last but I don't know
Just don't know

If you don't know then you can't care
And I show up but you're not there
But I'm waiting and you want to
Still afraid that I will desert you

Reff :

Everyday with every worthless word
We get more far away
The distance between us makes it so hard to stay
But nothing last forever but be honest, babe
It hurts but it may be the only way

Cuplikan Lirik My Chemical Romance - I Don't Love You :


Well, when you go
So,don't ever think I'll make you try to stay
And maybe when you get back
I'll be off to find another way

When after all this time that you still owe
You're still a good for nothing I don't know
So take your gloves and get out
Better get out while you can

Reff :

When you go and would you even turn to say
"I don't love you like I did yesterday?"

Tuesday, 6 January 2015

8th Ngeblog

Tak disangka, iseng-iseng kembali membuka blogku yang lama sudah tidak diupdate content. Bukan blogspot pertamaku tapi blogspot kesayanganku. Blog ini dimulai semenjak aku SMA kelas 2. Karena memang suka menulis dan membaca tapi yang ada disini hanyalah seputar curhatan belaka.


Tahun 2014

Di tahun 2014 aku sudah lulus dari IT Telkom, lebih tepatnya yang sekarang berganti nama menjadi Telkom University. Rasanya sudah bebas keluar dari tempat itu.

Selama 1 tahun dari akhir tahun 2013 sampai ke akhir tahun 2014 aku terus bergelut di bidang internet marketing.
Rasa penasaran yang membuatku terdampar sampai jauh kesini. 
Aku hanya berharap supaya kedepannya apa yang telah kupelajari disini dapat menjadi bekal hidupku kedepan.

Di akhir tahun 2014 aku memutuskan mencari pengalaman bekerja di perusahaan tour n travel milik teman, tepatnya di Bandung.

Awal Tahun 2015

Awal tahun 2015 ini aku masih bekerja di perusahaan tempat temanku, bekerja sebagai SEO & Blog Management. Sama halnya dengan yang sering kulakukan ketika dirumah. Memang sudah menjadi pekerjaanku sehari-hari, disinipun aku belajar hal baru. Belajar tentang bagaimana mengatur tempat kerja.

Mungkin itu dulu updateku karena sudah lama tidak menulis rasanya agak kaku kembali.

Tuesday, 13 August 2013

Bertemu Teman SD

Sudah menjadi kegiatan rutin setiap lebaran ke-3 (hari ke-3), aku  dan teman-teman (rombongan kelas 12 IPA 1 SMA Perisda) halal bihalal keliling rumah teman lainnya. Kami biasa memulai perjalanan dari rumah yang paling dekat, mereka yang tinggal di Jalan Antasari termasuk rumahku.

Foto Bersama Teman SD
Kiri (Aku), Tengah (Danur), Kanan (Rizki)

Perjalanan pertama kumulai dengan menyusul Apriza dan Aprizal, mereka berdua rumahnya sama-sama di Antasari. Sebenarnya ada satu lagi temanku Andri namun saat ini dia sedang pulang kampung ke Palembang bersama keluarganya.

Memulai perjalanan kami dengan rombongan yang sangat sedikit, hanya 3 orang tapi kami tetap bersemangat. Rumah pertama yang kami kunjungi adalah rumah Nunik seperti biasanya, syukur Nunik sedang ada dirumah. Sayangnya Nunik tidak bisa mengikuti perjalanan kami karena beberapa hari kedepan adiknya yang terakhir akan menikah, tahukan kebiasaan orang Indonesia yang suka menikah setelah lebaran. Selain masih banyak THR, tentu agar bisa mendapatkan momongan saat Bulan Ramadhan tahun depan jadi anaknya bisa diberi nama Ramadhana (cewek) atau Ramadhani (cowok).

Biasanya Nunik selalu ikut namun kami memaklumi karena dia sedang bertugas untuk menyebarkan undangan pernikahan adiknya. Selanjutnya kami akan mengunjungi rumah Wahyulia yang berada didekat SD ku dulu yang letaknya dibelakang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Sawah Brebes.

Sesampainya ditempat Wahyulia kami mendapat kabar bahwa Wahyulia baru saja keluar entah kemana, kami tak bingung dan langsung berkunjung kerumah selanjutnya yaitu rumah Ferdi yang terletak di Jagabaya. Ferdi adalah temanku di SMP Persit sekaligus temanku sebangku di SMA Perintis 2, saat kelas 1 SMA Ferdi mengikuti Ekskul Teater Insya Allah dan dapat berperan dengan bagus.

Kebetulan Ferdi juga memang hobi menyanyi dan suaranya bagus, diperjalanan aku sedang membonceng temanku Aprizal dan aku ingin menunjukan rumah teman SD ku yang dulu pernah kukunjungi. Nama teman SD ku Dannur Windo, saat aku menunjuk kearah rumahnya, kebetulan sekali aku melihat Danur sedang ada didepan rumah.

Tak ingin melewatkan kesempatan aku langsung mampir sebentar menyapanya, Danur sedang duduk diteras. Aku mengajak 2 orang temanku untuk ikut mampir kerumah Danur sekedar untuk bersalaman. Banyak yang berubah darinya, gayanya yang sekarang lebih mirip seperti seorang seniman. Dengan rambut yang agak panjang namun tidak terlalu panjang (rambut pendek versi cewek).

Aku menebak-nebak tampaknya dia sering menggunakan bando, tampaknya hanya dugaanku saja., aku menanyakan kepada Dannur dimana Rizki Martin, Rizki adalah teman SD ku juga. Rumah tidak jauh dari rumah Danur, sewaktu SD Rizki memiliki kulit yang putih. Banyak dikagumi oleh gadis-gadis, aku ingat sekali.

Sesaat kemudian Danur coba menghubungi Rizki, setelah diangkat Danur bilang ke Rizki bahwa ada seorang teman SD yang ingin bertemu dengannya tidak lain adalah aku. Selang beberapa saat Rizki datang dengan Tato ditangannya, aku mengira itu adalah tato temporer ternyata tato yang dimiliki Rizki adalah permanen. Sungguh berani.

Aku agak curiga sepertinya mereka semua sudah lupa dengan namaku, aku mengetesnya apakah mereka masih ingat. Tanpa ragu Rizki langsung menyebutkan nama lengkapku dengan sangat benar, aku senang sekali ternyata Rizki dan Danur masih mengingat nama panjangku.


Senang rasanya bisa berkumpul bersama teman SD, aku foto bersama mereka berdua dibantu oleh teman SMA ku untuk memegang kamera. Aku tak lupa meminta nomor HP masing-masing agar bisa kuhubungi jikalau nanti kami akan mengadakan reuni (berkumpul dengan teman SD lainnya). Aku sangat menantikan saat-saat itu, rasanya tak sabar ingin melihat kembali wajah teman-teman SD ku yang dulu.

Friday, 2 August 2013

Buka Puasa Bersama

Tahukan, kalau hal ini sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat kita saat Bulan Ramadhan tiba moment ini biasa dimanfaatkan untuk berkumpul kembali bersama keluarga, saudara, dan teman-teman. Hal ini terjadi juga padaku, seperti yang kalian ketahui. Aku adalah anak perantauan, berasal dari Bandar Lampung dan menghabiskan masa kuliah di Bandung.


Perjalanan dari Bandar Lampung ke Bandung dapat ditempuh dengan Bus atau Damri dengan waktu 10 jam jika berangkatnya pada malam hari, umumnya Bus yang mengantar kami dari Bandar Lampung ke Bandung maupun sebaliknya berangkat pada malam hari sehabis Maghrib maupun Isha.

Kami (para penumpang) tinggal tidur saja didalam Bus dan dan menunggu keesokan paginya sampai di tempat tujuan.

Aku merasa ada keanehan dengan ritual buka puasa bersama pada Bulan Ramadhan, meskipun pada awalnya aku senang-senang saja dengan acara ini. Ada hal yang membuatku berpikir, mengapa hanya saat bulan puasa saja kami berkumpul kembali. Pada bulan lainnya ?

Diluar bulan puasa aku jarang memberi kabar kepada teman-teman yang selama ini sudah terlupakan, begitupun dengan mereka. Kami kehilangan contact, teknologi sudah canggih ? Bukan karena itu.
Yang bila lebih spesifik lagi harusnya diluar bulan puasa ini kami masih harus tetap berhubungan meskipun sebatas jejaring social atau sms. Hal ini tak hanya terjadi dilingkunganku bersama teman-teman melainkan juga terjadi dikeberadaanku dengan saudara, jarang sekali aku mengontact mereka walupun sekarang teknologi menjadi semakin canggih. Harusnya teknologi yang semakin canggih ini digunakan dengan baik oleh kami untuk tetap menjaga silaturahmi seperti yang diperintahkan oleh Rasulullah SAW agar sesama muslim saling bersilaturahmi. Aku sedih sekali ketika tidak menjalankan wasiat dari Beliau.

Itu yang kumau sebenarnya, untuk menggabungkan kembali bagian-bagian dari kami tanpa adanya sebuah keterpaksaan melainkan karena memang kami saling merindukan. Saat ini aku dan Alam sepupuku kami sedang merencanakan untuk mengumpulkan kembali keluarga besar dari Yayik, Yayik adalah Kakekku yang berasal dari mamah. Yayik memiliki 12 anak, dan satu anak standarnya memiliki 4 orang anak. Bisa dibayangkan kan berapa jumalh cucu dari Yayik ini, meskipun banyak tapi dulu saat Beliau masih hidup kami sering berkumpul bersama meskipun diluar bulan suci ramadhan. Banyak sekali kenangan-kenangan indah dimasa kecilku dulu bersama saudara-saudara dan berencana agar kenangan-kenangan kami dulu menjadi pondasi yang kuat bagi kami untuk tetap bersama dan saling membantu. Bila ada salah satu dari kami yang kesulitan maka yang lain akan siap membantu, begitulah persaudaraan yang sebenarnya.

Aku juga berharap perkumpulan dengan teman SMA kali ini akan menjadikan kami lebih akrab satu sama lain, karena sudah banyak dari kami yang lulus kuliah bahkan sudah ada yang menikah. Kami berharap agar pertemanan kami ini bisa saling bantu membantu untuk kesuksesan kami. Di reuni SMP kemarin aku tak ikut karena aku lupa kalau SMP mengadakan reuni, tetapi setahun sebelumnya aku mengikuti acara tersebut. Sungguh banyak yang berubah dari teman-temanku terutama fisiknya, dan yang wanita menjadi lebih cantik-cantik begitupun yang pria menjadi lebih gagah-gagah. Diantara temanku itu sudah ada yang menghasilkan uang sendiri dan banyak juga yang kuliah diluar Lampung, aku senang dapat melihat mereka kembali. Terutama aku senang melihat seorang teman yang pertama kali kukenal di SMP dulu namanya Axel, dulu saat SMP badannya sangat besar sekali dan aku kaget ketika awal kuliah aku melihat fotonya di salah satu jejaring social badannya telah menjadi kurus.


Aku penasaran dan sungguh ingin melihat bentuk aslinya, dan ternyata setelah bertemu dengan sosok aslinya memang benar anak itu sudah berubah. Tidak hanya fisiknya melainkan juga sikapnya, tapi sifatnya tidak berubah menurutku. Aku lebih senang dengan sikapnya yang dulu, lebih lucu. Dulu dia sering sekali berkelahi ketika di SMP dan untungnya dia juga sering sekali menang. Hebat anak itu.

Monday, 22 July 2013

Berharap Bisa Seminar


Sampai sekarang aku yang kuliah dijurusan Teknik Industri IT Telkom Bandung ini belum juga seminar, dan tepat hari ini aku mendapat kabar dari teman sekelompokku mengerjakan TA karena mereka sudah mengumpulkan lebih dahulu draft TA mendahuluiku ke dosen pembimbing dan pada hari itu juga dia mengajukan untuk seminar besok tepat hari selasa tanggal 23 juli 2013. Aku agak shock mendengar kabar itu karena kutahu seminggu yang lalu saat kami bertiga yaitu aku dan 2 orang teman sekelompokku dalam mengerjakan TA, di IT Telkom memang saat ini telah diberlakukan mengerjakan TA secara berkelompok namun tetap dengan judul dan pembahasan yang berbeda pula namun kita mengambil data yang sama di satu perusahaan. Seminggu yang lalu kami bersama-sama menemui dosen pembimbing dan kami baru bisa bertemu kembali dengan beliau seminggu setelahnya.

Pada saat itu tidak banyak terjadi kesalahan pada draft TA kedua teman kelompokku ini dan lain halnya denganku, masih banyak yang harus kuperbaiki pada draft TA ku itu. Aku hanya bisa pasrah karena pada saat itu sebenarnya aku sudah yakin sekali dengan latar belakang pada BAB 1 ku ternyata setelah kulihat latar belakang milik kedua temanku memang punyaku jauh dibawah mereka dan aku segera memperbaikinya namun kami tak bisa terburu-buru untuk mengumpulkan draft TA ini kembali karena seperti yang kubilang bahwa dosen pembimbing baru bisa ditemui kembali satu minggu setelah hari kita menemui beliau. Kami sudah sepaka untuk mengumpulkan draft TA ini kembali pada hari kamis, 3 hari setelah hari terakhir kami menemui dosen pembimbing namun pada hari itu aku masih berada ditempat temanku yang berasal dari Lampung dan saat ini dia sedang Kerja Praktek di Bandung.

Sebenarnya pada hari itu aku sudah berniat untuk kembali kekosan namun aku sama sekali tidak mendapatkan kabar dari kedua teman sekelompokku mengerjakan TA itu. Dan pada hari jumat baru aku kembali kekosan setelah selesai shalat jumat bersama temanku yang berasal dari Lampung itu aku mengirimkan sms kepada salah seorang teman sekelompokku aku menanyakan apakah mereka sudah mengumpulkan draft TA kepada dosen pembimbing dan ternyata tepat hari kamis sesuai kesepakatan kami mereka menyusulku kekosan pada pagi hari namun pada pagi itu aku masih berada ditempat temanku yang berasal dari Lampung itu. Aku sama sekali tak mendapat kabar berupa konfirmasi dari mereka tapi aku tetap sabar karena menurutku itu merupakan kesalahanku juga, aku harus lebih disiplin lagi. Dan pada hari mereka mengumpulkan draft TA itu mereka bilang kepada dosen pembimbing apakah mereka sudah bisa untuk seminar sebelum tanggal 25 juli 2013 karena tanggal 25 juli 2013 adalah kesempatan terakhir untuk seminar.

Dan ternyata permintaan mereka dikabulkan oleh dosen pembimbing, ya akupun berharap agar besok saat aku mengumpulkan draft TA ini juga aku pun bisa seminar bareng kedua orang teman sekelompokku itu namun apabila tidak bisapun aku sudah pasrah paling tidak aku telah berusaha.

Friday, 19 July 2013

21th


Yeyy.. Tepat 17 juli 2013 kemarin umurku bertambah menjadi 21th, bisa dibilang sama dengan umur bioskop. Sudah 3 hari ini aku menginap dikosan Hendra dan seperti tahun-tahun sebelumnya tidak ada yang begitu spesial di Hari ulang tahunku kemarin, hampir setiap tahun ulang tahunku belum pernah dirayakan tapi aku bangga dengan diriku yang tidak menuntut apapun di Hari pertambahan umur itu. Awalnya aku mengira bahwa setiap kali ulang tahun umurku selalu bertambah dan setelah kupikir-pikir kembali ternyata tidak justru sebaliknya bahwa umurku semakin berkurang dan ketika aku flashback kembali akan hal-hal yang telah kulakukan tidak semua hal yang kulakukan itu bermanfaat dan memang itulah hal yang seharusnya kulakukan namun banyak hal yang kulakukan itu adalah hal yang salah dan terus kuulangi.

Dihari ulang tahunku itu aku mempunyai sebuah impian dan sekiranya Tuhan mengijinkan untuk mengabulkan doaku, aku ingin sekali mempunyai calon istri bagiku yang sholeha dan cantik. Seorang wanita yang nantinya bisa menemani hidupku selama bertahun-tahun dan darinya aku ingin mempunyai beberapa anak yang sholeh dan sholeha, entah kenapa aku diranda ketakutan. Ketakutan yang jikalau aku mati nanti tidak ada yang akan terus mendoakanku sedang aku mengetahui bahwa pahala yang akan terus berjalan walaupun sampai kita mati nanti adalah : Amal Jariyah, Ilmu yang berguna, serta anak yang soleh. Tuhan Maha Adil, semoga Dia memberiku kesempatan untuk mendapatkan anak yang sholeh yang bisa mendoakanku ketika aku sudah tiada nanti. Disamping itu sebenarnya aku masih mempunyai mimpi yang sekiranya Tuhan mengijinkan aku akan terus memperjuangkannya, mimpi untuk berkeliling dunia.


Aku ingin sekali melihat keindahan-keindahan yang telah Tuhan ciptakan, jauh disamping itu tujuanku sebenarnya adalah aku ingin melihat bisnis-bisnis yang dijalankan diberbagai belahan dunia. Sungguh, aku belum berbuat apa-apa untuk Indonesiaku ini dan aku ingin sekali menjadi seorang pembisnis di Indonesia yang bisa banyak membantu orang untuk membuka lapangan pekerjaan nantinya dan inilah bagian yang paling sulit. Aku yakin bahwa uang itu sangat mudah didapatkan namun bagaimanakah aku nanti ketika aku mempunyai tanggung jawab untuk memegang banyak uang, sungguh aku tak ingin menjadi orang yang tidak bermanfaat dengan hanya menumpuk-numpuk uangku. Aku ingin mempunyai seorang pendamping yang nantinya bisa mengingatkanku untuk apakah seharusnya uang yang banyak itu digunakan. Semoga Allah SWT tetap memberi kita semua umur yang panjang dan memberi kita kesempatan untuk mewujudkan mimpi kita masing-masing.

Friday, 12 July 2013

Orang-orang Terbaik di Sampingku


Aku ingin bercerita tentang orang-orang terbaik yang selama ini ada disampingku, aku beruntung karena dari kecil sampai sekarang Allah SWT selalu memberiku orang-orang terbaik untuk ada disampingku. Mereka yang banyak mensupportku, memberikanku pengetahuan, dan mengajarkan betapa indahnya dunia ini. Orang-orang pertama yang akan kuceritakan jelas berasal dari keluargaku, mereka adalah Mamah (Ela Latifah) dan Papah (Heriyantoni, SE). Aku salut kepada mamaku, beliau berasal dari Kampung Margakaya, Pringsewu bukan asli dari Kota Bandar Lampung. Beliau tinggal di Lampung karena beliau kuliah disini dan setelah ketemu dengan papaku beliau juga bekerja disini dan akhirnya menetap tinggal di Bandar Lampung. Bisa dikatakan beliau adalah orang yang paling penyayang yang pernah aku temui, aku belajar banyak hal dari beliau. Aku belajar bagaimana caranya menyayangi orang, menjalin komunikasi, dan banyak hal.

Beliau memang sabar dan penyayang, tapi kalau sudah melihat tas dan sepatu bagus. Wah jangan ditanya, namanya juga wanita, entah kenapa banyak wanita yang suka tergila-gila jika melihat tas atau sepatu baru dan jika diperingatkan bilangnya kalau sepatu atau tas yang sebelumnya dibeli sudah jebol haha. Beliau selalu mempunyai impian besar dan sabar terhadap mimpinya, aku belajar dari beliau tentang kesabaran dalam meraih mimpi dan beliau juga yang bilang kita sebagai manusia harus tetap terus bermimpi. Karena kalau tidak bermimpi kita tak akan tahu kenapa arah tujuan hidup kita, dengan mempunyai mimpi arah tujuan hidup kita menjadi jelas dan menjadi terus semangat. Sosok selanjutnya adalah papah, papah adalah orang yang keras. Karena pada masa kecilnya sampai dewasa beliau tinggal bersama kakekku yaitu seorang tentara.

Beliau sudah belajar banyak hal semenjak kecil, beliau belajar mengetik 10 jari menggunakan mesin tik tentara yang bentuknya sangat besar katanya. Sampai sekarang akupun masih belum melihatny dan beliau juga bercerita kalau semenjak kecil beliau sudah suka bekerja dan bisa menghasilkan uang sendiri. Banyak hal yang beliau lakukan, mulai dari menyapu bus, membetulkan aki, membantu ngetik, dll. Lain halnya denganku yang semenjak kecil sudah suka bermain dan dijahili orang, beliau punya mimpi setelah lulus SMA beliau ingin merantau ke Batam tapi hal tersebut dilarang oleh kakekku mungkin karena kakekku belum tau pemikiran papah. Menurutku yang sekarang sudah remaja, pemikiran papah saat itu merupakan pemikiran yang benar. Batam merupakan pulau yang berkembang sekarang, bayangkan jika dari dulu beliau telah merantau di Batam akan jadi apa beliau sekarang. Tapi beliau tak pernah putus asa, beliau tetap melanjutkan mimpinya untuk kuliah di UI.

Dengan PD nya beliau datang ke Jakarta dari Lampung, dengan modal bahasa inggris yang bagus dan lulusan dari SMAN 1 Lampung. Tapi alhasil beliau gagal masuk UI, tak tau kenapa. Mungkin nasib belum menentukan beliau kesana, jadi beliau menganggur 1th sambil mengikuti pelatihan kelistrikan dll. Ditahun depannya beliau tidak lagi mencoba UI melainkan beliau mencoba untuk masuk Unila (Universitas Negeri Lampung) karena baru tahun itu pertama kalinya Unila mengadakan Sipenmaru, beliau masuk Unila dan lulus 7th berikutnya. Kenapa lama, karena saat kuliahnya beliau kuliah di 2 kampus, dan diselang itu beliau juga sambil kerja menjadi guru bahasa inggris. Beliau banyak menasehatiku akan ilmu praktis dalam hidup, beliau tak terlalu banyak memberikanku ilmu teori karena beliau menginginkan aku untuk menjadi pengambil keputusan yang cepat. Langsung laksakan, beliau tak pernah memaksakan kehendak kepadaku. Beliau selalu mengikuti apa mauku dan berusaha memberiku alternative dan solusi dari pilihan yang kuambil.


Sosok yang terakhir dari keluargaku adalah yang lahir 4th setelahku yaitu adik perempuanku, Arci Tamara. Aku heran kepadanya, awalnya aku menganggap dia orang yang biasa saja tapi entah kenapa dia selalu lebih berhasil daripadaku. Aku senang melihat prestasi-prestasinya, dan satu hal. Aku melihatnya sangat cerdas dalam menulis tapi sayang dia tak terlalu berniat dalam membuat tulisannya padahal aku sangat menanti-nanti tulisannya bisa terbit menjadi sebuah buku. Sekarang dia masih sekolah di SMAN 12 Bandar Lampung.