Thursday, 31 March 2016

Ke Pemancar with Gaby

Gw pernah mendengar pemancar lewat kabar angin dan suatu saat gw berencana untuk datang kesini. Khayalan gw menjadi kenyataan saat pergi bersama Gaby.

Vidy & Gaby, Pemancar




Pemancar, seperti namanya adalah Tower pemancar sinyal telekomunikasi seperti televisi, hp, dll. Pemancar mesti diletakkan ditempat yang tinggi supaya bisa menangkap dan menerima sinyal dengan jangkauan yang lebih jauh, karena lokasi pemancar yang tinggi maka pemancar juga bisa dijadikan tempat wisata tersembunyi untuk melihat pemandangan Kota Bandar Lampung dari atas.

Pemancar yang gw maksud berada di By Pass (Jl. Soekarno Hatta, Bandar Lampung), untuk menuju ketempat ini susah-susah gampang. Susah karena memang pemancar tidak dibuka untuk umum, untung gw bawa Gaby karena dia pernah kesini sebelumnya. 5th yang lalu, meski begitu jadi sangat membantu. Gaby ngasihtau pintu masuknya.

Bukan pintu masuk khusus yang kami lewati tapi gang kecil dan susah yang hanya bisa dilalui oleh 1 motor, setelah melwati gang sempit ini kami bertemu dengan penjaga gerbang pemancar. Dia hanya minta uang 10rb supaya kami bisa masuk, ini bukan uang khusus seperti tiket masuk ke tempat wisata melainkan pungutan liar yang memang disetujui oleh warga sekitar.

Setelah melewati pintu penjaga, perjalanan menuju pemancar terus menanjak dan menjadi lebih mudah karena jalanannya sudah diaspal. Tapi sekali lagi perlu diketahui bahwa jalan ini hanya bisa dilalui oleh motor, sangat disarankan untuk membawa motor jika ingin menuju pemancar dengan mudah. Kecuali jika ingin bersusah payah dengan berjalan kaki sambil berolahraga.

Terus melaju hingga menemukan pemancar kembar, dibagian paling atas adalah kantor tempat penjaga pemancar. Dari atas kami bisa melihat Kota Bandar Lampung dengan sangat indah, semua terlihat dari atas. Ada perumahan, ada gunung, ada laut, ada jalanan yang dilalui oleh berbagai kendaraan.


Jika ingin ke pemancar juga disarankan untuk membawa bekal makanan dan minuman dari luar supaya setelah sampai atas dapat menikmati bekal yang telah dibawa sambil melihat pemandangan yang indah, jika ingin berlama-lama maka bawalah payung karena di pemancar tidak ada tempat untuk berteduh.

Wednesday, 18 November 2015

Somewhere Only I Know

Gak ada hal yang lebih absurd selain cinta, kecuali cinta itu memang gak ada. Mengutip judul buku Somewhere Only We Know karangan Alexander Thian yang baru selesai gw baca setelah dipinjemin sama Vita seminggu yang lalu, berkisah tentang Kakak (Ririn) dan Adik (Kenzo) yang berusaha menjalani kehidupan dan berharap kebahagiaan cinta akan hadir pada saatnya.


Kebahagiaan cinta didapat oleh Ririn karena pada akhir cerita Ririn berhasil menikah dengan pria idamannya yang selama ini telah dia kenal selama 3th lewat blog favoritnya Silver Shadow, namun hal berlainan dengan kisah adiknya Kenzo dimana ia harus mengalami masa penantian yang cukup panjang hingga akhirnya dia bisa bertemu dengan orang yang selama ini ingin dia temui.

Gw percaya, setiap orang punya kisah cintanya masing-masing. Kisah cinta akan selalu ada dan hadir saat kita move on tapi bagi gw, kisah cinta yang sempurna sudah berlalu ketika masa kuliah. Satu-satunya kisah cinta yang mungkin akan terkenang sampai gw tua nanti.

Sampe kakek kakek, Aku ga akan pernah lupa Aku pernah mencintai Kamu. Aku percaya bahwa Kamu ada untuk Aku. Karenamu aku mengenal kasih sayang, aku mengenal cinta, dan aku mengenal kebahagiaan. Awalnya aku berpikir bahwa kebahagiaan untuk cinta itu semu, tapi enggak lagi setelah aku bertemu kamu.

Aku masih ingat ketika pertama kali kita bertemu, aku mengira bahwa kamu adalah teacher yang akan mengajariku bahasa inggris. Waktu itu kamu pakai kacamata, berangkat dan pulang naik sepeda. Sebelum pulang, aku mengajak kamu berkenalan. Tanpa ada perencanaan, kita berangkat dari kota yang sama BANDUNG.


Novel Pinjeman Vita

Saturday, 10 October 2015

Ayam Betina

Gw suka sama ayam betina yg belum bertelur, hampir setiap setiap saat. Gw memperhatikan ayam betina itu, gw gak tahu apakah ayam betina itu sadar kalau dia sedang gw perhatikan. Sangking perhatiannya, gw lupa bahwa ada hal lain yg harus dikerjakan. Gw punya mimpi yg harus dicapai, gw punya keluarga yg harus diperhatikan. Gw gak bisa terus-menerus memperhatikan ayam betina dan menunggu dia sampai mengakui gw sebagai pemiliknya, gw lebih baik berusaha memperbaiki kualitas diri supaya ada ayam betina lain yg datang dan siap bertelur. Gw mungkin gak akan mendapatkan ayam betina yg sama dengan sebelumnya, tapi gw berharap mendapat yg lebih baik.


Sunday, 20 September 2015

Parkour Dengan Andri di GSG Unila (Gak Jadi)

Gw dan Andri berencana mencoba sebuah olahrga yang bernama Parkour karena lagi ngetren saat ini, Parkour adalah olahraga berupa seni melarikan diri. Parkour mengandalkan keseimbangan, kecepatan, dan keberanian.

Vidy Parkour
Vidy - Batu Granit
Pada dasarnya orang yang ingin terjun kedalam olahraga Parkour harus memiliki keberanian terlebih dahulu, Parkour tidak menggunakan pengaman jadi kalau jatuh ya jatuah benaran. Kalau luka ya terasa sakitnya.

Gerakan awal yang perlu dikuasai dalam Parkour untuk pertama kali adalah melakukan loncatan dengan jarak tertentu, biasanya setelah meloncat pemain parkour perlu melakukan front rolling supaya pemain parkour kembali siap sedia untuk melakukan tantangan berikutnya.

Gw dan Andri sampai di GSG Unila, kita melihat sekeliling GSG untuk mencari bentuk-bentuk bangunan yang bisa dijadikan rintangan kita untuk latihan parkour. Seperti biasa sebelum melakukan olahraga gw dan Andri melakukan pemanasan terlebih dahulu, kita bersembunyi supaya gak kelihatan sama orang-orang sekitar soalnya ini baru pertama kalinya kita mencoba parkour.

Selesai melakukan pemanasan, Andri coba melompat kesebuah pohon diikuti dengan gw. Ketika giliran gw, sepatu gw jebol. Gw memang sengaja menggunakan sepatu yang udah sangat lama tidak digunakan supaya kalau rusak ya gak papa karena sepatunya memang jarang digunakan.

Kita diam sejenak, sesaat setelah kita diam datang rombongan Mahasiswa Unila yang sepertinya dari sebuah organisasi duduk membuat lingkaran didekat kita. Gw dan Andri akhirnya membatalkan rencana kita untuk mencoba parkour pertama kalinya.

Alasan pertama karena sepatu gw jebol yang otomatis membuat gw gak bisa mencoba parkour. Alasan kedua karena udah datang rombongan Mahasiswa Unila, kalau kita paksa latihan disitu nanti dikira mahasiswa unila kita sok jago padahal ini baru pertama kalinya kita akan mencoba parkour dan gagal.

Andri - Kota Baru Lampung
Andri - Kota Baru Lampung
Parkour
Parkour
GSG Unila
GSG Unila

Friday, 18 September 2015

Memecahkan Quiz Catur di Lampung Fair 2015

Catur adalah permainan asah otak yang menyenangkan, gw baru saja mendatangi Lampung Fair 2015. Ada Quiz Catur yang membuat gw tertantang untuk menyelesaikannya, peraturannya Catur Putih harus memenangkan permainan dalam 3 langkah. Biaya dalam sekali permainan adalah 10rb Rupiah, jika Catur Putih berhasil memenangkan permainan maka pemenang akan mendapatkan hadiah Rokok 3 Bungkus dan 1 Buah Korek.

Gw mikir dan menerka-nerka bagaimana caranya mematikan Raja Hitam dalam 3 langkah, Catur Hitam hanya memiliki 2 bidak. Raja Hitam dan Peluncur Putih. Raja Hitam sudah dalam posisi sangat terancam, bila pemain Catur Putih salah satu langkah maka Raja Hitam tidak bisa bergerak atau Remis. Jangan sampai itu terjadi, gw mencoba permainan setelah merasa mendapatkan jawabannya. Gw bayar 10rb dengan memajukan Kuda Putih terlebih dahulu agar kondisi Raja Hitam makin terancam.

Pemain Catur Hitam memajukan Peluncur Putihnya kedepan benteng, ketika Pemain Catur Hitam memajukan Peluncur Putihnya kedepan benteng gw baru menyadari bahwa Raja Hitam masih bisa jalan bersembunyi dibelakang Peluncur Putihnya. Sebuah kesalahan, dalam sebuah permainan catur jika terjadi kesalahan meskipun hanya 1 langkah. Bisa menjadi boomerang buat yang melakukan kesalahan, untuk langkah kedua dan ketiga akan percuma jika diteruskan.

Gw mengancam Raja Hitam dengan memajukan Benteng kedepan, seperti dugaan Raja Hitam bersembunyi dibelakang Peluncur Putihnya yang membuat Raja Hitam memiliki langkah selanjutnya untuk tetap bisa kabur. Langkah ketiga akan sia-sia bila dijalankan, gw gagal dan kembali memikirkan caranya. Gw foto quiz catur yang gw ikuti agar bisa gw selesaikan dirumah.

Posisi Asli Quiz Catur di Lampung Fair 2015


Posisi Replika di Rumah Gw :D


LANGKAH 1 PUTIH
(Menteri Putih Mundur Kebelakang)


LANGKAH 1 HITAM
(Peluncur Hitam Maju Kedepan Benteng Putih)


LANGKAH 2 PUTIH
(Menteri Putih Maju Kedepan Kanan Mengancam
Raja, SKAK)

Ada 2 Kemungkinan Bagi Pemain Catur Hitam
untuk Menjalankan Bidaknya Dalam Posisi 
Terkena SKAK.

#KEMUNGKINAN 1
Raja Hitam Bersembunyi
Dibelakang Peluncur Hitam
#KEMUNGKINAN 2
Peluncur Hitam Memakan 
Menteri Putih yang Melakukan SKAK


#KEMUNGKINAN 1
LANGKAH 2 HITAM
Raja Hitam Bersembunyi
Dibelakang Peluncur Hitam


#KEMUNGKINAN 1
LANGKAH 3 PUTIH
(Benteng Putih Memakan Peluncur Hitam 
Didepannya, SKAK MAT)

Dapat Rokok 3 Bungkus :p


#KEMUNGKINAN 2
LANGKAH 2 HITAM
(Peluncur Hitam Memakan 
Menteri Putih yang Melakukan SKAK)


#KEMUNGKINAN 2
LANGKAH 3 PUTIH
(Benteng Putih Pindah Kedepan
Raja Hitam, SKAK MAT)

Dapat Rokok 3 Bungkus :p



Penyelesaian Quiz Catur yang gw lakukan adalah analisa gw sendiri, kemungkinan bahwa penyelesaian quiz catur yang gw lakukan benar ada pada pembuat quiz catur itu sendiri tapi ini adalah langkah terbaik yang gw ketahui dan sangat mematikan.

Thursday, 17 September 2015

Nonton Musikalisasi Puisi Sigargroup Teater Satu di Pasar Seni Lampung

Festival Krakatau diadakan secara rutin tiap tahun di kota kesayangan gw Bandar Lampung, bisa jadi juga diadakan di Kalianda, tempat Gunung Krakatau berasal. Festival Krakatau diadakan selama satu bulan dengan acara yang variatif, Festival Krakatau diakhiri dengan Pawai yang menjadi incaran Masyarakat Lampung untuk menjadi tontonan.

Sigargroup Teater Satu
Sigargroup Teater Satu
Kali ini gw datang ke pasar seni untuk menyaksikan Musikalisasi Puisi atas saran seorang sahabat Vita Oktaviana, gw datang lebih awal supaya bisa dapet tempat. Sebelum Musikalisasi Puisi dimulai ada acara yang disuguhin untuk penonton, begitu datang gw langsung disuguhkan dengan tarian sexy aka Sexy Dance dari G-Box. Yang tampil adalah cewek-cewek abg sepantaran kelas 3 SMA sampai kuliahan tahun pertama, gw mulai maju supaya bisa menikmati acara secara maksimal.

Gw gak sempet merem, yang gw gak suka ditengah-tengah sexy dance ada para cowok memasuki kerumunan cewek yang sedang nari dan bergabung ikutan nari juga. Lumayan mengganggu pemandangan gw. Sexy dance berakhir, dilanjutkan dengan games. Gw pura-pura main hp supaya gak ditunjuk untuk jadi peserta.

Selanjutnya adalah pengumuman pemenang lomba baca puisi “Lampung Karam”. Juara 2 dan 3 lomba baca puisi Lampung Karam dimenangkan oleh seorang Ibu dan seorang Bapak yang sudah berumur, sepertinya pembaca puisi senior. Untuk juara 1 dimenangkan oleh seorang gadis, sang gadis gak datang saat pengumuman pemenang jadi diwakilkan oleh panitia.

Penampilan musikalisasi puisi akhirnya dimulai, rombongan teater satu datang dan duduk didepan panggung. Yang pentas dipanggung ada Vita, Desi, Satu vokalis cowok, dan beberapa orang pemain instrumen. Gw siap untuk menyaksikan acara, perlahan kembali menengok ke rombongan teater satu yang ternyata ada Okop.

Gw bersembunyi supaya gak kelihatan, selama nonton pertunjukan gw terus agak menunduk supaya gak kelihatan sama rombongan teater satu. Gw sengaja untuk menjauhkan diri dari Okop, gw kira cerita Okop waktu itu kalau dia mau rehat sejenak dari teater dan memilih untuk bisnis adalah benar. Ternyata dia balik lagi ke teater, mungkin itu memang udah dunianya. Okop mengikuti teater mulai dari kelas 1 SMA, hingga sekarang berarti sudah 5th.

Sigargroup adalah nama grup musikalisasi puisi besutan teater satu, penampilan yang gw tonton sekarang adalah penampilan perdananya. Menurut pemikiran awam seperti gw, penampilan sigargroup kurang greget. Dari segi aktor, semua yang tampil dalam Sigargroup merupakan pemain inti tetater satu. Mengapa gw bilang kurang greget, hal pertama yang buat sigargroup kurang greget adalah karena vokalisnya kurang tepat.

Vokalis yang dipilih dalam sigargroup adalah Vita, teman gw sendiri. Vita memang punya suara yang lumayan, Not Bad. Angka 6,5 dari 10. Bagus untuk didengar oleh kita dalam kelompok kecil tapi nggak dalam pertunjukan di pentas seni kemarin, menurut gw supaya Sigargroup bisa tampil lebih baik mereka perlu mempertimbangkan untuk merekrut vokalis baru yang memang sudah terbiasa manggung.

Acara selesai, sebelum pulang kerumah gw beli Ketan Keju disamping pasar seni untuk makan malem Adek. Awalnya adek nitip Burger Noname yang berlokasi didepan Mall Kartini tapi terlalu kejauhan, gak jauh-jauh amat sih. Gw beli 2 ketan keju untuk gw dan adek, ketika sampe rumah muka adek langsung cemberut karena yang gw bawa bukan burger melainkan ketan keju. Karena dia laper jadi dimakan juga ketan kejunya.

Okop Teater Satu
Okop Teater Satu
Desi Sigargroup
Desi Sigargroup 
Vita Sigargroup
Vita Sigargroup
Andri (Kiri), Vidy (Kanan)
Andri (Kiri), Vidy (Kanan)
Vidy (Kelas 2 SMA)
Vidy (Kelas 2 SMA)



Sunday, 6 September 2015

Pertemuan Dengan Okop

1 Bulan Ramadhan sungguh gak kerasa, kalau waktu masih kecil dulu gw sering ngeluh karena haus dan nunggu jam buka puasa itu lama banget. Sekarang udah nggak.

Laper dan haus udah gak terlalu lagi jadi masalah, yang paling sulit adalah menahan hawa nafsu. Baik itu pandangan, pembicaraan, maupun pendengaran. Seperti hari biasanya sebelum bulan ramadhan, kegiatan gw dipenuhi dengan aktivitas internet marketing.

Okop 1
Okop

Jalan Sama Okop Lagi

Diakhir-akhir bulan puasa gw mulai deket lagi sama yang namanya Okop, dasar gw yang muka tebal. Mungkin kalau ditanya, pernah gak gw sakit hati karena cewek ? Gw akan jawab nggak. Hati gw kuat. Paling cuman baret.

Ungkapan itu adalah yang paling tepat untuk mengkondisikan gw dan Okop, gw gak tau gimana risihnya Okop gw deketin. Tapi yang jelas gw gak akan meninggalkan orang yang gw sayangin, yang membuat gw bertahan untuk dapetin Okop karena Chemistry saat kita pertama kali bertemu.

Sejak pertama kali kita bertemu gw udah yakin bahwa kita jodoh, gw gak bermaksud untuk menghakimi Tuhan untuk urusan jodoh. Itu hanya perasaan gw saja. Tapi yang jelas gw punya keyakinan didalam hati bahwa suatu saat kita bisa jalan bareng dan kita bisa terus bersama selamanya.

Bagaimana Gw Bertemu dengan Okop

Mungkin udah saatnya gw menceritakan bagaimana kisah pertemuan gw dan Okop untuk pertama kalinya. Saat itu gw lagi sendirian di Jco MBK, gw main catur online sambil minum secangkir Jcocino panas seperti biasanya. Pulangnya gw bermain catur, gw ketemu Baysa di Tong Tji. Tempatnya gak jauh dari Jco.

Tau sendiri kan gimana kalau orang Indonesia ketemu. Sini dulu sih, nyantai. Dan mengikuti kebiasaan orang banyak gw nyantai dulu bareng baysa, gak lama kemudian datang Laras (temen SMA gw juga) bersama teman-teman yang lainnya.

Disitu gw seneng karena gw dapet kenalan cewek baru, meskipun gak ada yang gw sir tapi gw ngerasa bisa berinteraksi kembali bersama cewek. Mungkin inilah maksudnya kenapa kita harus bergaul bersama semua jenis teman.

Jangan jauhi teman yang nakal, karena gak ada ruginya kita berteman dengan mereka. Waktu sudah sore dan saatnya gw untuk pulang. Gw ditahan sama baysa dan disuruh ikutan nonton bareng dia n laras, gw pikir mau nonton bioskop barengan dengan temen yang lainnya. Ah gw gak mau lebih baik gw pulang aja.

“Jangan jauhi teman yang terlihat nakal, karena gak ada ruginya kita berteman dengan mereka.”

Ternyata nggak, baysa ngajakin gw untuk nonton teater di Unila. Wah teater, waktu di Bandung ketika gw masih mengikuti kursus bahasa perancis gw suka nonton teater di Auditorium IFI Bandung karena hampir setiap minggu selalu ada acara yang menarik.

Sedangkan di Lampung jarang banget nonton, pernah nonton waktu SMA kelas 2 dulu. Itupun karena diundang dari sekolah. Seketika gw gak nolak ajakan baysa, selesainya shalat maghrib kita berangkat ke Unila. Gw bonceng baysa dan Laras bawa motor sendirian.

Baysa Ternyata Bisa Bawa Motor

Baysa adalah orang yang aneh, dia memilih untuk tidak mempunyai motor lain dari laki-laki biasanya. Kalau ditanya apakah Baysa bisa bawa motor ? Jawabannya Iya. Apakah Baysa gak mampu beli motor ? Jawabannya mampu. Belakangan ketika gw ketahui alasan Baysa gak mau punya motor adalah karena dia gak mau capek dan gak mau kena panas.

Jadi kalau mau pergi kemana-kemana Baysa selalu cari boncengan, aneh ya tapi unik. Sesampainya kita di Unila, gw dan Baysa sampai terlebih dahulu. Kita nunggu Laras untuk masuk kedalam tapi Laras belum juga kunjung datang. Gak lama kita nunggu Laras dateng disusul dengan Desi (anak teater satu juga), di postingan sebelumnya gw udah sempet ceritain siapa Desi.

Hajatan Teater 2015 by UKMBS Unila

Kita berempat mau masuk kedalem ruangan teater tapi penontonnya penuh, o iya nama acaranya adalah “Hajatan Teater 2015” diadakan oleh UKMBS Unila (Komunitas Teater Mahasiswa Unila). Walaupun yang ngadain UKMBS tapi mereka juga ikut berpartisipasi dalam pertunjukan dan yang kerennya pertunjukan mereka ditempatin diakhir.

Desi, Laras, dan Baysa gak masuk ke dalam ruangan teater karena seperti yang gw bilang tadi ruangannya penuh sesak. Gw tanpa mikir langsung celingak celinguk cari tempat yang kosong, ternyata dibelakang masih ada Slot. Walaupun masuknya susah dan butuh perjuangan gw tetep masuk karena gw gak mau kehilangan momen nonton pertunjukan Teater di Lampung.

Pagi Bening

Pertunjukan pertama kalau gak salah berjudul “Pagi Bening”, bercerita tentang Kakek dan Nenek yang bertemu di kursi taman kemudian menceritakan masa lalunya. Setelah masing-masing dari mereka bercerita, mereka mulai menyadari bahwa di masa lalu mereka saling jatuh cinta. Lebih tepatnya Cinta yang tidak jadi karena sebuah alasan klasik, maklum zaman dulu kan masih banyak yang namanya perjodohan dan wanita juga jarang yang mau menolak perintah orang tua. Beda dengan zaman sekarang.

Pertunjukan berjalan sekitar 1 jam 30 menit, pertunjukan yang lumayan. Ruangan teater di Unila sangat sempit, mungkin hanya digunakan untuk latihan teater UKMBS tapi karena yang datang memang hanya anak-anak teater di Lampung beserta juri teater (Pemain Teater Senior Lampung) jadi tempatnya bisa dibilang cukup.

Pertunjukan teater pertama selesai jam 21.00, pertunjukan teater kedua akan dimulai pukul 21.30. Ada jeda istirahat 30 menit, bisa kita gunain untuk cari makan dulu. Kebetulan Baysa ngajakin makan bakso sama temen teater lainnya, dan disaat inilah pertemuan gw dengan Okop dimulai. Haha, gw jadi malu sendiri ceritanya.

Yang Gak Kuat Jangan Baca, Ini Adalah Kisah Nyata Pribadi

Gw, Baysa, dan Desi boti (bonceng tiga) naik motor Desi. Dan yang bawa motor adalah Desi, Desi memang tomboy. Gw dan Baysa berasa jadi cowok feminim dibonceng tiga sama Desi. Kita cari makan di pemukiman kos mahasiswa, dibelakang kampus Unila. Awalnya Baysa ngajakin makan bakso, tapi semuanya pada mesen Pecel Lele. Jadi kita semua makan pecel lele.

Ketika boncengan dijalan, gw melihat sesosok cewek putih yang lagi bonceng temennya. Dia adalah temen teater Baysa yang bernama Okop, gak tau Okop punya mantra apa  sampai ada sesuatu yang menarik gw untuk mencari tau tentang dia. Padahal waktu gw liat dia, mukanya gak terlalu kelihatan karena di Kampus Unila waktu malam hari ada beberapa Spot yang gak dapet penerangan lampu jalan.

Sesampainya kita ditempat makan, Okop duduk tepat didepan gw. Dia yang mesen makanan untuk kita semua. (Ketika gw mengetik tulisan ini, gw masih senyum-senyum sendiri ngebayangin pertemuan gw dengannya).

Memori gw kembali kebeberapa minggu waktu gw ketemu Desi di ATM BNI Fajar Agung, waktu itu malam hari. Gw gak sengaja ketemu Desi yang juga lagi ngambil uang di ATM. Gw liat Desi bonceng cewek, ketika gw pulang gw nyapa cewek itu gw bilang “Anak Teater juga ya ?”. Dia bilang, “Iya”. “Duluan ya”, Lanjut gw.

Di jalanpun gw masih kebayang muka cewek itu, gak tau apakah ini yang namanya jodoh dari Tuhan yang gak diduga-duga. Gw ketemu lagi dengan cewek itu, cewek yang duduk diatas motor didepan ATM BNI, yaitu Okop.

Jurus Mata Genit

Kita berlima makan sambil ngobrol, banyak juga yang diobrolin. Gw dan Okop saling berpandangan, ini adalah hal yang akan gw hindari kedepannya. Gw terlalu cepat merasa GR, gw gak mau lagi. Gw gak tau kalau kadang cewek sering memberikan lampu hijau kepada semua cowok, bagi cowok yang membaca tulisan ini harap hati-hati kalau cewek yang baru dikenal suka mengeluarkan jurus mata genit.

Selesainya kita makan, kita kembali lagi ke ruangan teater. Dijalan Desi dan Baysa ngomongin Okop, kata Baysa “Itu namanya Pulung”. Alasannya karena Okop dapet peran jadi pemulung. Gw gak percaya kalau cewek secantik itu jadi pemeran pemulung, dia lebih cocok jadi Nyonya Besar.

Kucing dan Cewek Jilbab

Sesampainya diruangan teater, kita datang terlambat. Pertunjukan teater udah dimulai. Tapi gw tetep nonton dan menikmati pertunjukan. Ketika pertunjukan teater sedang bermain, didalam ruangan ada Kucing yang nyamperin gw. Gw adalah orang yang sangat takut dengan kucing, kebetulan saat itu gw bawa tas kecil.

Disamping gw ada cewek pakai jilbab, ketika kucing datang menghampiri gw. Langsung gw giring kucingnya kearah cewek jilbab itu, ternyata cewek jilbab itu juga takut kucing. Dia menghindar sambil bilang, “Jangan sih kak.. ”. Gw menahan tawa sambil tetep kucingnya gw arahin ke dia.

Pertunjukan teater selesai sekitar jam 23.00, waktu sudah sangat malam. Baysa dan teman-teman teater lainnya ngajakin gw untuk datang ke Markas Teater Satu tapi gw menolak karena udah kemaleman lagipula gw juga gak kenal sama anak-anaknya.

Maudy Ayunda – Tiba Tiba Cinta Datang Kepadaku

Akhirnya masing-masing dari kita pulang kerumah, gw nganterin Baysa kekosannya. Dijalan gw nanya sama Baysa, Baysa cewek tadi namanya siapa. Baysa bilang “panggilannya Okop”. Gw tanya lagi, “Udah punya pacar belum ?”. Baysa bilang “Gak ada pacar dia mah”. Melihat peluang itu gw merasa sangat senang.

Dijalan gw sambil ngebayangin lagu Maudy Ayunda – Tiba Tiba Cinta Datang Kepadaku. Sesampainya gw nganterin Baysa ke kosannya, gw bilang Baysa untuk ngirimin nomer HP Okop. Kalau bisa sama PIN BB nya juga. Gw adalah orang yang sangat jarang pakai BBM, karena gw mau mengenal Okop jadilah gw pakai BBM.

Malamnya sepulang nganterin Baysa gw dapet nomer HP dan PIN BBM Okop dari Baysa. Malam itu juga gw langsung sms dan bbm Okop, tapi dia gak bales. Gw berpikir positif, mungkin Okop udah tidur. Gw tunggu sampe besok pagi.

HP dan Tab (untuk ngecek BBM) gw letakan disamping telinga gw. Gw gak bisa tidur dan tiap beberapa jam gw bangun langsung ngecek HP dan Tab, segitunya kalau gw lagi jatuh cinta sama cewek. Hampir tiap hari gw cek status dia, gw pengen tau apa yang dia pikirin. Apa pernah sedikit aja dia mikirin tentang gw.

Disaat gw tidur gw mimpi Okop, dan itu gak terjadi satu hari melainkan tiga hari berturut-turut. Kok bisa ? Gw juga gak tau. Dimalam itu gw mimpi gw dapet balesan BBM dari Okop, ketika gw bangun isi BBM nya sama dengan yang ada di mimpi gw. Alhamdulillah.

Masuk ke Level 1

Okop udah mulai tau gw, tau bahwa gw ada (Level 1). Belum mengenal (Level 2). Gw terus BBM Okop, meski dibalesnya lama. Gw tetep berusaha. Selang beberapa hari gw ngajakin Okop untuk jalan, dia bilang “jalan kemana ?”.

Gw bilang “kalau nonton mau gak”. Okop mengiyakan asal Baysa ikut. Wah kenapa harus ada baysa, pikir gw. Gw bilang lagi ke Okop, “Kalau baysa gak bisa ikut ga papa kita nonton berdua”. Okop bilang, “Ya mau gimana lagi”. Alhamdulillah ucap gw dalam hati.

Gw coba untuk hubungin baysa tapi gak dibales, gw telepon juga gak diangkat. Gw seneng campur khawatir takutnya Okop gak mau diajak nonton, gw bilang Okop “Ketemuan di MBK ya”. Sesampainya di MBK gw telepon Okop bilang kalau Baysa kayaknya gak bisa ikut karena gw telepon tapi gak diangkat-angkat.

Ada nada kecewa dari Okop, dia nanya gw lagi dimana ? Gw bilang gw udah di MBK, “Okop mau disusul atau kesini bawa motor ?”. Gw tau Okop bisa bawa motor, kebetulan habis nonton Okop mau ngajar teater di SMA 2. Gw juga gak mau ngerecokin acaranya Okop. Okop nyuruh gw untuk beli tiket duluan, dia berangkat.

Nonton Film Tomorrow Land

Ok gw langsung keatas, saat itu Film yang mau kita tonton adalah Insidious 3. Sayang jadwal Filmnya gak ada yang cocok dengan jadwal Okop, gw gak mau Okop telat ngajar teater jadi gw beli tiket Tomorrow Land untuk dua orang.

Gw nunggu di XXI MBK, selang beberapa saat Okop bilang kalau dia udah nyampe atas. Gw telepon dia dan melihat cewek kantoran didepan. Ternyata itu adalah Okop, gw seneng sama gaya Okop yang cewek kantoran karena membuat dia yang usianya dibawah gw dua tahun jadi sepantaran.

Kalau jalan, kita kelihatan serasi. Menurut gw si. Kita masuk ke ruangan teater untuk nonton film Tomorrow Land, sebelum masuk ruangan teater gw tawarin Okop mau beli minum dulu gak ?. Liat-liat dulu aja menunya.

Susu Coklat Dingin

Setelah melihat menunya terlihat Okop nggak ada yang sir dengan menunya, Okop bilang ke gua kalau dia cuman suka susu coklat dingin. Sedangkan yang ada di XXI MBK kebanyakan Coffee atau Teh.

Kita masuk ke ruangan teater, gw nunggu sekitar 5 menit setelah Film dimulai gw minta izin sama Okop untuk kebawah sebentar. Gw sengaja izin kebawah untuk beli Susu Coklat. Gw turun ke lantai bawah ke Hypermart lewat lift biar cepet, ketika sampai di Hypermart gw gak nemuin Susu Coklat.

Ada susu coklat tapi ukurannya besar, wah gimana ini. Gak mungkin gw bawa susu coklat dengan ukuran sebesar ini. Gw nanya kepetugasnya kok gak ada susu coklat ya ? Dia bilang coba cari didalem kulkas. Gw cari didalem kulkas tetep gak ada, adanya minuman soda atau minuman energi semua.

Gw tetep berusaha nyari dan akhirnya gw nemu Milo Kaleng, bersyukur banget ketemu. Gw beli dua susu Milo kaleng untuk kita berdua. Gimana cara bawanya keatas ya biar gw gak ketahuan satpam bawa minuman dari luar.

Setelah bayar dua susu kaleng milo dikasir, dengan ide kreatif gw kantongin dua susu milo dikantong celana belakang. Dompet gw pindahin kekantong depan, dan hape gw pegang. Baju gw kendorin biar gak ketara ngejendol susu milo kalengnya nya.

Gw bisa masuk ke ruangan teater dengan selamat tanpa ketahuan, setelah kembali duduk disamping Okop gw menyerahkan susu kaleng yang gw dapet ke dia. Moga-moga saat itu dia seneng. Gw cuman pengen bikin Okop seneng, gw harap dia nyaman ada dideket gw. Kita nonton Tomorrow Land sambil ketawa-ketawa karena memang filmnya Action Comedy.

Gw seneng dapet tanggepan positif dari Okop dia bilang senang dengan filmnya, awalnya dia sempet kecewa karena gak jadi nonton film Insidious 3. Tapi dia bilang film ini lumayan juga untuk ngilangin penat. Setelah selesai nonton gw nungguin dia yang mau ke Toilet dulu, gw duduk dikursi depan toilet yang memang sengaja disediain.

Keluarnya Okop dari toilet gw ngeliat lagi penampakan cewek putih yang gw ngerasa seneng aja bisa ada disampingnya. Kita turun ke parkiran lewat lift, Okop mau langsung ke SMA 2 untuk ngajar teater. Kalau dia gak ngajar teater tadinya gw mau ngajakin dia ngobrol dulu sambil minum. Kita berpisah diparkiran.

Terakhir Kalinya Melihat Okop

Itu adalah terakhir kalinya gw liat Okop senyum, setelah kita nonton Okop jadi berubah total. Dia mulai menjauh dari gw, dia mulai risih dengan gw. Gw gak patah arang, gw tetep berusaha. Keyakinan yang buat gw bahwa suatu saat gw akan bersama dengan Okop untuk tetep mempertahanin dia.

Keyakinan itu yang buat gw dan Okop bisa ketemu lagi bukber di Summit Bistro 14 Juli 2015. Okop mulai mengenal gw (Level 2).

Baysa Teater Satu
Baysa Teater Satu
Desi Teater Satu
Desi Teater Satu
Laras Teater Satu
Laras Teater Satu
Hajatan Teater 1
Hajatan Teater 1
Hajatan Teater 2
Hajatan Teater 2
Hajatan Teater 2015
Hajatan Teater 2015